Harga Daging Ayam di Magelang Tembus Rp 45.000, Pembeli Mulai Mengeluh
Suasana los pedagang daging ayam di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang di tengah lonjakan harga yang menembus Rp 45.000 per kilogram, Jumat (28/8/2026).-INES SOPHIE-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Harga komoditas daging ayam ras di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Jawa Tengah, merangkak naik hingga menembus Rp 45.000 per kilogram pada Jumat (28/8/2026).
Lonjakan harga tersebut dikeluhkan oleh kalangan pedagang maupun konsumen rumah tangga akibat minimnya pasokan dari tingkat peternak.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang, Hendra Subiyanto mengatakan, tren kenaikan harga unggas potong hari ini menyentuh 5,83 persen.
BACA JUGA:Harga Telur Anjlok, Peternak Temanggung Bagikan 5.500 Ayam Gratis kepada Warga
Kondisi itu berakar dari tingginya permintaan pasar yang tidak diimbangi dengan jumlah panen yang memadai.
"Untuk hari ini kenaikan harga ayam mencapai 5,83 persen. Hal ini dipicu oleh permintaan yang bertambah dan ketersediaan stok panen yang kurang," ujar Hendra.
Melambungnya biaya operasional peternak, khususnya harga bahan baku pakan jagung, ditengarai menjadi penyebab utama tersendatnya produksi ayam hidup.
BACA JUGA:Bupati Agus Gondrong Temui Peternak Ayam yang Berunjuk Rasa di Temanggung
Selain itu, masifnya penyerapan daging ayam untuk sejumlah agenda besar, termasuk pemenuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut memengaruhi stabilitas stok di pasaran.
Di tingkat pengecer, harga daging ayam saat ini bervariasi antara Rp 42.000 hingga Rp 45.000 per kilogram.
Salah satu pedagang di Pasar Rejowinangun, Ari Wistilowati menyebutkan bahwa tren harga tinggi tersebut sudah berlangsung selama lebih kurang setengah bulan terakhir.
BACA JUGA:Peternak Ayam Wonosobo Tuntut Harga Telur Naik, Pakan Turun
Imbasnya, daya beli masyarakat mulai lesu. Sebagian besar konsumen terpaksa berhitung ulang sebelum memutuskan untuk membeli lauk hewani itu.
"Kalau harga segitu, pembeli biasa pasti ada yang mikir-mikir dulu. Apalagi, kalau kebutuhan untuk keluarga yang anggotanya banyak," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres