Stok Menipis, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Rejowinangun Kota Magelang Tembus Rp45 Ribu
Aktivitas pedagang di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, saat melayani pembeli di tengah melonjaknya harga cabai rawit merah akibat minimnya ketersediaan stok pasokan.-INES SOPHIE-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Harga cabai rawit merah di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, melonjak tajam dalam tiga hari terakhir. Bumbu dapur tersebut kini dibanderol Rp45 ribu per kilogram.
Kenaikan drastis ini dipicu oleh menipisnya ketersediaan pasokan dari para petani. Selain itu, lonjakan ongkos transportasi pemasok turut memperparah stabilitas harga di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan DPPKUM Kota Magelang, Hendra Subiyanto membenarkan fenomena tersebut.
BACA JUGA:Warga Karanggading Kota Magelang Arak Ogoh-ogoh Jatayu Setinggi 2 Meter
Berdasarkan pantauan timnya, pasokan cabai di tingkat pedagang saat ini memang sedang menyusut.
“Stoknya tidak terlalu banyak dan ada faktor biaya transportasi yang naik. Sementara informasi yang kami dapatkan di lapangan seperti itu," kata Hendra, Minggu (30/8/2026).
Gejolak komoditas pangan ini otomatis sangat dirasakan oleh para pengecer.
Siti Asiyah (52), salah seorang pedagang di Pasar Rejowinangun menyebut, lonjakan harga terjadi secara bertahap namun sangat cepat.
BACA JUGA:Harga Daging Ayam di Magelang Tembus Rp 45.000, Pembeli Mulai Mengeluh
Harga cabai rawit merah, kata dia, mulanya masih berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram.
Angka itu perlahan merangkak naik ke Rp37 ribu, menyentuh Rp40 ribu, hingga akhirnya menembus Rp45 ribu.
“Sekarang Rp45 ribu, besok bisa Rp50 ribu atau turun menjadi Rp40 ribu. Harganya sama sekali tidak pasti,” ujar Siti menerangkan kondisi lapaknya.
Ketidakstabilan harga tersebut rupanya langsung mengubah pola belanja masyarakat.
BACA JUGA:Bukan Sayur, Ratusan Warga Rebutan Gunungan Ikan Koi di Kirab Budaya Desa Ngrajek Magelang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres