Kompak! Muhammadiyah Sambut Positif Hasil Muktamar NU, Siap Geber Kolaborasi Berkelanjutan
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, saat memberikan keterangan kepada awak media di UNIMMA, Senin (31/82026).-DENISA PUTRI-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut hangat hasil Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang sukses menelurkan kepemimpinan baru.
Dua organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia ini berkomitmen untuk terus merapatkan barisan, khususnya dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan, dakwah, hingga sosial kemasyarakatan.
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem menegaskan, Muhammadiyah dan NU selama ini memiliki irisan visi yang sangat kuat dalam membangun umat.
BACA JUGA:Kejar Panggung Global, UNIMMA Bidik 80 Persen Program Studi Terakreditasi Unggul
Oleh karena itu, hadirnya nakhoda baru dari hasil Muktamar NU di Jombang diharapkan mampu membuka keran kerja sama yang jauh lebih luas bagi kedua belah pihak.
"Tentu Muhammadiyah sangat menyambut baik. Sebagai sesama wadah perjuangan umat Islam, Muhammadiyah yang lahir lebih dulu tentu memposisikan diri sebagai kakak. Kami selalu siap merangkul dan berkolaborasi penuh dengan saudara kami," kata Adam di sela perayaan Milad ke-62 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Senin (31/8/2026).
Adam membeberkan, wujud nyata kedekatan kedua organisasi raksasa ini sebenarnya sudah banyak terekam di lapangan.
BACA JUGA:Terganjal Masa Idah Politik, Langkah Gus Yusuf Terhenti di Muktamar NU, Gus Kikin Resmi Ketum
Salah satu bukti konkretnya terlihat dari dukungan penuh Muhammadiyah selama perhelatan Muktamar NU berlangsung.
Jaringan fasilitas kesehatan milik Muhammadiyah diketahui turun tangan langsung mem-back up kebutuhan medis para nahdliyin.
Rumah Sakit Muhammadiyah di Kendal dan Jombang, misalnya, membuka layanan kesehatan gratis bagi peserta maupun penggembira Muktamar yang kelelahan atau jatuh sakit, cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) NU.
BACA JUGA:Bawa Nama Harum Daerah, 256 Kontingen Kota Magelang Siap Habis-habisan di POPDA Jateng
Tidak hanya itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bahkan turut mendirikan dapur umum untuk menyediakan pasokan makanan gratis bagi para muktamirin.
"Itu adalah bukti konkret bahwa bagi Muhammadiyah, tidak ada batas pembatas. Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan pengurus baru NU, sama sekali tidak ada soal," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres