104 Pelaku UMKM Kota Magelang Dapat Tambahan Modal, Rp 1-2 Juta Tiap Penerima

104 Pelaku UMKM Kota Magelang Dapat Tambahan Modal, Rp 1-2 Juta Tiap Penerima

Walikota Magelang Damar Prasetyono menyerahkan bantuan sosial (bansos) penguatan modal usaha secara simbolis kepada perwakilan pelaku UMKM di Gedung Wanita Kota Magelang, Senin (31/8/2026).-IST-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Sebanyak 104 pelaku usaha mikro di Kota Magelang mendapatkan bantuan sosial (bansos) penguatan modal dari Pemerintah Kota Magelang.

Masing-masing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di tiga kecamatan tersebut menerima suntikan dana mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Walikota Magelang, Damar Prasetyono, di Gedung Wanita Kota Magelang, Senin (31/8/2026).

BACA JUGA:Kompak! Muhammadiyah Sambut Positif Hasil Muktamar NU, Siap Geber Kolaborasi Berkelanjutan

Damar menerangkan, tujuan utama dari pemberian stimulus resmi tersebut adalah untuk memperkuat perputaran modal kerja, bukan untuk dihabiskan demi kebutuhan konsumtif di luar usaha.

“Bantuan ini murni sebagai stimulus dari pemerintah yang harus dipergunakan secara bijak untuk tambahan modal dagang. Tolong jangan sampai dana ini malah habis untuk konsumsi harian atau gaya hidup di luar peruntukannya,” kata Damar di sela-sela penyerahan bansos.

Ia memastikan, Pemkot Magelang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak akan lepas tangan begitu saja setelah dana cair.

BACA JUGA:Bawa Nama Harum Daerah, 256 Kontingen Kota Magelang Siap Habis-habisan di POPDA Jateng

Pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan usaha para penerima.

“Kami akan turun langsung secara berkala. Pemantauan ini penting untuk memastikan dana tersebut benar-benar berdampak positif dan usaha bapak ibu sekalian semakin berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang, Syaifullah merinci bahwa besaran nominal yang diterima tiap pedagang tidak disamaratakan.

BACA JUGA:Pulihkan Trauma KDRT, Dosen Untidar Ajak Penyintas di Magelang Katarsis Lewat Terapi Seni

Angka tersebut disesuaikan dengan skala dan tingkat kebutuhan modal pada proposal pengajuan masing-masing.

Mayoritas penerima manfaat pada gelombang ini, kata Syaifullah, didominasi oleh pelaku usaha kecil di sektor makanan, minuman, dan pedagang kelontong.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait