TKL Disidak DPRD Kota Magelang, Pastikan Penyertaan Modal Rp2,5 Mampu Tingkatkan PAD
Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Hj Yunita Budi Chrissanni MKn dan anggota DPRD lainnya menggelar sidak proyek perombakan infrastruktur dan wajah baru Taman Kyai Langgeng, Rabu (2/9/2026).-DENISA PUTRI-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Komisi B DPRD Kota Magelang turun langsung mengawal pemanfaatan dana penyertaan modal APBD senilai Rp2,5 miliar untuk merombak total wajah Taman Kyai Langgeng (TKL).
Anggota Komisi B DPRD Kota Magelang, Hj Yunita B Chrissanni SH MKn menyatakan, suntikan dana tersebut harus dipastikan mampu mendongkrak tingkat kunjungan sekaligus menjadi penyuplai pendapatan asli daerah (PAD).
Selain menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, dewan menuntut performa bisnis BUMD ini kembali sehat melalui hasil pembangunan fisik yang nyata.
BACA JUGA:Antisipasi Dampak Tol, DPRD Kota Magelang Desak Revitalisasi TKL Rp 2,5 Miliar Dikebut
"Uang rakyat sebesar Rp2,5 miliar yang disuntikkan ke BUMD ini harus kembali dalam bentuk performa bisnis yang sehat, bukan justru menjadi anggaran yang stagnan tanpa hasil nyata," tegas Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa tersebut saat meninjau lokasi, Rabu (2/9/2026).
Pihaknya turut mendesak direksi dan kontraktor untuk bekerja maksimal mengingat waktu penyelesaian proyek yang relatif singkat.
Meski dituntut cepat, Yunita memperingatkan agar kualitas material dan estetika pembangunan fasilitas baru sama sekali tidak dikorbankan.
BACA JUGA:Transisi PAUD ke SD di Kota Magelang, Kesiapan Anak Bukan Sekadar Mampu Calistung
Di sisi lain, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Magelang, Waluyo memaparkan, percepatan revitalisasi ini menjadi langkah krusial untuk mengantisipasi ancaman lesunya kunjungan imbas pembangunan jalan tol.
Infrastruktur tol dinilai berpotensi besar merombak pola pergerakan masyarakat sehingga wajah kota harus segera bersolek agar Magelang tidak sekadar menjadi wilayah perlintasan.
Sementara itu, Direktur Taman Kyai Langgeng Kota Magelang, Sri Widodo merinci bahwa modal Rp2,5 miliar difokuskan murni untuk memoles lima infrastruktur inti.
Kelima titik perombakan itu meliputi gerbang masuk utama, loket modern, aero cafe, Gedung Sasana Budaya, dan panggung terbuka.
BACA JUGA:Pelajar SMPN 8 Magelang Unjuk Gigi di Lomba Fotografi AI hingga Sabet Juara LKBB se-Jateng
Ia menjelaskan, wajah baru gerbang utama dan area restoran dirancang agar tetap hidup pada malam hari demi mengerek durasi tinggal wisatawan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres