Kota Magelang Siapkan Perluasan DEKSI, Kelurahan Jadi Garda Depan Hadapi Risiko Kesehatan Iklim
Orientasi Desa/Kelurahan Sehat Iklim Kota Magelang 2026 digelar di Gedung Adipura Kencana, Kantor Pemkot Magelang, Rabu (9/9/2026) lalu.-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemerintah Kota Magelang menyiapkan perluasan program Desa/Kelurahan Sehat Iklim (DEKSI) sebagai langkah menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim.
Saat ini, baru dua kelurahan yang telah terbentuk sebagai DEKSI. Yakni, Kelurahan Tidar Utara dan Kelurahan Rejowinangun Selatan yang dibentuk pada 2025.
Walikota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, perubahan iklim perlu dipandang sebagai persoalan kesehatan.
BACA JUGA:Lazismu Kota Magelang Salurkan Bantuan Rp10 Juta Korban Kebakaran
Sebab, perubahan kondisi lingkungan, menurut dia, dapat memunculkan berbagai risiko bagi masyarakat.
"DEKSI bukan sekadar program lingkungan. Ini adalah upaya membangun ketahanan kesehatan masyarakat,” kata Damar.
Hal itu disampaikan Damar dalam Orientasi Desa/Kelurahan Sehat Iklim Kota Magelang 2026 di Gedung Adipura Kencana, Kantor Pemkot Magelang, Rabu (9/9/2026) lalu.
BACA JUGA:Disdikbud Kota Magelang Kukuhkan Hetty Setiyarini sebagai Kepala SD Kedungsari IV
Menurut Damar, pelaksanaan DEKSI membutuhkan keterlibatan lintas sektor.
Puskesmas, kecamatan, kelurahan, organisasi perangkat daerah (OPD), kader, dan komunitas memiliki peran dalam membangun ketahanan masyarakat.
Upaya adaptasi, kata dia, harus diawali dengan mengenali risiko dan memetakan kerentanan lingkungan.
BACA JUGA:Kucurkan Bonus Rp310 Juta, Magelang Targetkan Perbaikan Peringkat di Porprov Jateng 2026
Pemerintah bersama masyarakat juga perlu mengidentifikasi kelompok rentan sebelum menentukan intervensi.
Perlindungan tersebut perlu memberi perhatian kepada anak-anak, perempuan, lanjut usia, dan penyandang disabilitas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

