Tiap Tahun Kota Magelang Sudah Seperti Kota di Jepang Berkat Tabebuya yang Mirip Sakura
Pesona keindahan bunga Tabebuya berwarna merah muda yang mulai mekar serentak menghiasi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Magelang, Rabu (30/9/2026). -DENISA PUTRI-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemandangan cantik layaknya musim semi di Jepang kini tengah menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Magelang.
Pemandangan tiap setahun sekali itu karena pohon-pohon tabebuya mulai berbunga di triwulan akhir.
Bunga merah muda dan putih yang bermekaran serentak itu sangat mirip dengan bunga sakura di Jepang.
BACA JUGA:Imbas Kebakaran, Siswa SMPN 1 Tegalrejo Terpaksa Pindah Belajar ke Aula
Gugusan bunga beraneka warna ini seringkali dianggap tanda jika musim sekarang tengah memasuki pancaroba. Peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan.
Di lanskap kota ini, terdapat dua varietas utama Tabebuya yang banyak ditanam sebagai peneduh jalan, yakni jenis berdaun kecil dan berdaun lebar.
Tabebuya berdaun kecil umumnya menghasilkan bunga berwarna kuning yang rentang mekarnya lebih sering, meski tajuk pohonnya tidak terlalu rimbun.
BACA JUGA:Bunga Tabebuya Mekar di Jalan Magelang-Yogyakarta, Pantang Disiram Saat Kemarau
Sebaliknya, Tabebuya berdaun lebar memiliki tajuk yang luas dengan ciri khas bunga berwarna merah muda (pink) hingga putih.
Varietas inilah yang biasanya mekar mencolok dan serentak saat memasuki masa pergantian musim.
Kepala Bidang Pengelolaan Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Teguh Ariyanto mengatakan, siklus berbunga Tabebuya daun lebar memang terjadi di masa pancaroba.
"Jadi mekarnya itu ketika masuk peralihan dari kemarau ke penghujan," terang Teguh saat ditemui, Rabu (30/9/2026).
BACA JUGA:Cegah Penyalahgunaan, Kejari Magelang Musnahkan Hampir Setengah Kilo Sabu
Menurut Teguh, putik bunga sebenarnya sudah mulai bermunculan sejak Agustus lalu, namun masih bersifat sporadis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

