In This Economy, Sepatu Bekas di Kota Magelang Jadi Alternatif Kebutuhan Masyarakat
Deretan kios sepatu bekas di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, terus dikunjungi warga yang mencari alas kaki berkualitas dengan harga terjangkau.-SITI ROBBIATUL-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Sepatu bekas dengan harga mulai Rp 15.000 menjadi alternatif utama bagi masyarakat yang mencari alas kaki terjangkau di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang.
Keberadaan kios-kios ini terus didatangi pembeli yang menginginkan barang berkualitas tanpa harus merogoh kocek dalam.
Berbagai jenis alas kaki, mulai dari sepatu kets, sneakers, hingga sepatu kulit, tersedia di pusat perbelanjaan tradisional tersebut.
BACA JUGA:Pasar Rejowinangun Magelang Sepi, Akademisi Untidar Usul Konsep Lebih Atraktif
Namun, tren konsumen saat ini mulai bergeser. Sepatu kets dinilai lebih banyak diburu dibandingkan sepatu berbahan kulit.
"Sekarang mayoritas malah yang payu (laku) kets. Sekarang kalau kulit itu jarang sekali," ujar Nurjana (58), salah satu pedagang di Pasar Rejowinangun saat ditemui, Minggu (4/10/2026).
Perempuan yang sudah merintis usaha sejak tahun 1990 itu mengaku harus terus menyesuaikan diri dengan selera pasar.
BACA JUGA:Jumlah Penduduk Kota Magelang Capai 129.400 Jiwa, Rejowinangun Utara Terpadat
Meski peminatnya menurun, stok sepatu kulit bekas tetap ia sediakan.
Sebab, sebagian pelanggan masih kerap mencari model tertentu seperti Docmart.
Alas kaki kelas standar ini dibanderol pada kisaran Rp 50.000 hingga Rp 80.000.
BACA JUGA:Pecah Kepadatan Alun-alun, Pemkot Magelang Sulap Kawasan Utara Jadi Ruang Publik Baru
Sementara produk orisinal bermerek, harganya disesuaikan dengan kondisi fisik barang.
Kondisi serupa dialami pedagang lain, Sholeh (45). Pria yang telah berbisnis trifthing 15 tahun itu mematok harga dagangannya mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 350.000.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

