Datangi Korban Pohon Tumbang, Sekda Joko Budiyono Beri Dukungan Moril dan Material
MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono berduka atas terjadinya bencana pohon tumbang di Kampung Beliksari, Potrobangsan, Magelang Utara, Jumat (31/1) petang lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan setidaknya lima rumah rusak, dan satu orang sempat dilarikan ke rumah sakit. Joko mengaku sudah mengintruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Sosial (Dinsos) utuk segera mengidentifikasi dan mengalkulasi total kerugian yang diderita akibat bencana tersebut. Dengan harapan, bantuan pemerintah bisa mengurangi beban warga yang terdampak bisa segera direalisasikan. ”Pemerintah di sini hadir untuk memberikan bantuan moral maupun material. Di mana setelah terjadi bencana, selain warga, petugas Satpol PP, PMI, dan banyak pihak bergotong royong untuk kerja bakti. Terus terang saya salut dengan semangat teman-teman dari masyarakat dan ASN yang punya empati tinggi,” kata Joko di sela tinjauannya di lokasi bencana, Senin (3/2). Ia juga meminta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengidentifikasi pohon-pohon lainnya. Pasalnya, ia menemukan banyak pohon di kawasan itu yang sudah berusia ratusan tahun dan rawan tumbang. Baca Juga Kebocoran Dinding Candi Borobudur Belum Tertangani Semua, BKB Fokus Evaluasi Penanganan Sebelumnya ”Karena memang rata-rata pohonnya sangat besar dan tua. Makanya saya minta DLH untuk mengecek seberapa kuat pohon-pohon yang masih tersisa itu. Kalau sudah rawan ya supaya dipangkasi ranting-rantingnya, sehingga bisa bertahan meski terkena angin kencang,” ujarnya. Kepala Kelurahan Potrobangsan, Edi Sudaryanto menambahkan, masyarakat dan relawan langsung bergerak cepat begitu mendapati infomasi adanya pohon tumbang yang merusak lima rumah kepala keluarga. Beberapa bagian pohon yang tumbang pun sudah dievakuasi. ”Terhadap korban juga sudah mengalir bantuan. Kita membuatkan dapur umum,” ujarnya. Cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi menjadi kewaspadaan tersendiri bagi Pemkot Magelang. Namun sayangnya, Pemkot tidak memiliki OPD yang menangani khusus terhadap kebencanaan, hingga akhirnya menetapkan Satpol PP Kota Magelang dan semua OPD untuk mengantisipasi potensi bencana alam secara kolaboratif. ”Satpol PP yang di bawahnya ada Damkar kita siagakan, untuk mengantisipasi dan mitigasi potensi bencana alam. Selain personel Damkar kita juga sebarkan Linmas di tingkat RW se-Kota Magelang,” ujar Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana. Dia mengatakan, optimalisasi peran Linmas tak lepas dari jumlahnya yang banyak hingga ratusan personel yang tersebar hingga ke tingkat RW. Mereka juga yang paling dekat dengan masyarakat dan lingkungannya, sehingga penanganan bencana bisa lebih cepat. ”Personel Linmas yang inti ada 40-an orang, tapi yang di tingkat bawah mencapai ratusan. Ini yang kita optimalkan baik dalam penanganan maupun tindakan pencegahan atau preventif. Ini penting agar masyarakat juga memahami potensi bencana yang ada di lingkungannya,” ujarnya. Singgih menjelaskan, pihaknya juga belum lama ini membentuk kelurahan tangguh bencana di antaranya di Kelurahan Wates, Kramat Utara, Jurangombo Selatan, dan Rejowinangun Selatan. Tim relawan akan ditambah di lokasi yang sekiranya rawan terhadap bencana alam. ”Memang potensi bencana alamnya di kawasan Kota Magelang berbeda-beda, ada yang rawan longsong, pohon tumbang, hingga terjadi angin ribut,” jelasnya. Baca Juga Berkedok Umrah Murah, Pensiunan PNS di Magelang Tipu Korban Rp36,5 Juta Ia menyebutkan, sebelum pohon tumbang di Potrobangsan, Kelurahan Kramat Utara juga pernah terdampak. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tapi patut diwaspadai kejadian serupa ke depan. Ia pun berharap dari dinas terkait untuk mengantisipasi pohon tumbang tersebut. ”Mungkin bisa dilakukan pemotongan dahan pohon yang rawan patah di saat musim hujan. Hal ini agar tidak sampai terjadi pohon tumbang yang mengganggu kenyamanan masyarakat, dan tentunya jangan sampai ada korban jiwa dan kerugian material yang besar,” pungkasnya. (wid)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: