Eksistensi Bengkel Dokar di Tengah Pergerakan Zaman
MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN - Keberadaan dokar lambat laun semakin berkurang. Terlebih di Kota Magelang, satu-satunya dokar yang acap melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Magelang Selatan itupun kini sudah jarang terlihat. Meski demikian, bengkel dokar di Jalan Sunan Bonang, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan masih eksis sampai sekarang. Bengkel dokar tersebut dimiliki oleh Darmo Margono (70). Ia merupakan generasi ketiga yang menjadi bengkel dokar. Sejak masih kecil dia sudah belajar menjadi montir dokar. ”Saya mulai tahun 1970, dulunya membantu orang tua sampai sekarang. Saya generasi ketiga. Generasi pertama mbah saya di Ambarawa, bapak saya dan saya,” katanya, kemarin. Dia menjalani profesinya itu di atas bangunan yang dibangun pada tahun 1921. Dulunya memperbaiki dokar yang rusak dibantu oleh tiga pekerja, sedangkan sejak 5 tahun terakhir ini dikerjakan sendiri. Hal ini dilakukan karena jumlah dokar yang semakin berkurang. ”Dulu dibantu tiga orang, sekitar 5 tahunan sendiri. Karena kerjaannya sudah nggak seperti dulu, cuma satu, dua. Kalau dulu 10 sampai 15 dokar ada, tiap hari, tapi nggak langsung jadi harus antre. Lha sekarang cuma itu (dua dokar),” tutur suami dari Urip (67), itu. Kakek empat cucu itu menambahkan, lama atau cepatnya memperbaiki dokar tersebut tergantung dengan jenis kerusakannya. Kemudian, juga tarif memperbaiki pun tergantung berat dan ringannya kerusakan. ”Kebanyakan keluhan kerusakan itu terjadi pada roda dokar,” paparnya. (wid)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: