26 Kepala SMK Ikuti Diklat Pembelajaran Mendalam di Lokus SMKN 3 Magelang

26 Kepala SMK Ikuti Diklat Pembelajaran Mendalam di Lokus SMKN 3 Magelang

DIKLAT. 26 kepala SMK se-Kabupaten dan Kota Magelang mengikuti diklat pembelajaran mendalam yang digelar BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta di SMK Negeri 3 Magelang.-Dok SMKN 3 Magelang-MAGELANG EKSPRES

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.ID Upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi terus digencarkan.

Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Yogyakarta menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembelajaran Mendalam (PM) bagi para Kepala SMK se-Kabupaten dan Kota Magelang.

Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 3 Magelang mulai 31 Agustus hingga 30 Oktober 2025.

BACA JUGA:Kepala SMK Harus Miliki Jiwa Entrepreuner di Sekolah

Tahap pertama, In Service Learning 1, berlangsung pada 31 Agustus–4 September 2025, dengan pembukaan yang digelar Minggu (31/8/2025) di ruang pertemuan sekolah tersebut.

Kasi SMK Cabang Dinas Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Titik Nur’aini, S.Sos., hadir membuka acara.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pembiasaan karakter positif melalui konsep “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (AIH)” yang mencakup olah raga, olah pikir, olah hati, dan olah rasa.

BACA JUGA:Peserta Pusdiklat Tertarik dengan 4 Inovasi OPD

Menurutnya, kebiasaan ini berperan besar membentuk generasi tangguh, berempati, serta mampu membuat keputusan yang bijak.

Selain itu, Titik juga menekankan perlunya kesiapan sekolah menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan memastikan ketersediaan sarana prasarana pendukung agar proses belajar mengajar berjalan maksimal.

Kepala SMKN 3 Magelang, Mila Yustiana, S.Pd., M.MPar., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BBPPMPV menjadikan sekolahnya sebagai tuan rumah.

BACA JUGA:Inovasi Layanan Publik Pikat Peserta Diklatpim

“Kegiatan ini sangat berharga bagi para Kepala SMK di Magelang untuk memperkuat wawasan dan keterampilan dalam mengelola pembelajaran mendalam," ujarnya.

Mila berharap, hasil pelatihan ini bisa diimplementasikan di sekolah masing-masing demi peningkatan mutu pendidikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait