Ratusan Jamaah Ikuti Gema Sholawat Sambut Ramadan dan Hari Jadi ke-195 Purworejo di Kutoarjo

Ratusan Jamaah Ikuti Gema Sholawat Sambut Ramadan dan Hari Jadi ke-195 Purworejo di Kutoarjo

GEMA SHOLAWAT. Event religi bertajuk Gema Sholawat dan Doa Bersama dalam rangka Hari Jadi ke-195 Purworejo dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan dan menjadi menjadi berkah bagi para pedagang di depan Pendopo Kecamatan Kutoarjo, kemarin malam.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID Gema sholawat dan doa bersama menggema khidmat di depan Pendopo Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Minggu (1/2) malam.

Ratusan jamaah dari berbagai kalangan hadir larut dalam suasana religius sebagai ikhtiar spiritual menyongsong Bulan Suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.

Kegiatan bertajuk Gema Sholawat dan Doa Bersama tersebut menghadirkan sejumlah tokoh agama, di antaranya Gus Wahid Syarifuddin Ahmad dan Gus Syukron Abdulin.

BACA JUGA:Hari Jadi ke-195 Purworejo Momentum Geliatkan UMKM, Bupati Minta Dukungan Kementerian UMKM RI

Kekhusyukan acara semakin terasa dengan iringan hadroh dari Majelis As Shofa Purworejo.

Camat Kutoarjo, Nur Huda, SSTP, MIP, mengatakan kegiatan keagamaan ini merupakan wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Kutoarjo.

Acara melibatkan unsur Forkopimcam, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kutoarjo, serta jajaran MWC NU Kecamatan Kutoarjo.

BACA JUGA:Logo Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo Tonjolkan Siluet Tari Dolalak

“Gema sholawat dan doa bersama ini kami laksanakan dalam rangka menyongsong Bulan Suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo,” ujar Nur Huda.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Purworejo, khususnya dalam mewujudkan daerah yang religius dan harmonis.

“Melalui doa bersama dan sholawatan ini, kami mendoakan para leluhur di Kecamatan Kutoarjo serta memohon keselamatan, ketentraman, dan keamanan bagi seluruh masyarakat agar tetap adem ayem,” jelasnya.

BACA JUGA:Hari Jadi Ke-10 Pewarta Purworejo, Perkuat Profesionalisme Lewat Tasyakuran dan Bakti Sosial

Ia berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu meningkatkan semangat ibadah sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, guyub rukun, toleransi, dan kerja sama di tengah masyarakat.

Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan tersebut juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat kecil.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait