Dinporapar Purworejo Luncurkan #Doldeswita, Konsep Monev Santai untuk Dongkrak Desa Wisata
DESA WISATA. Dinporapar Purworejo melaksanakan program #Doldeswita perdana di 2 desa wisata di Kecamatan Kaligesing, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES
PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID – Konsep baru dalam monitoring dan evaluasi desa wisata diluncurkan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo.
Program tersebut diberi nama #Doldeswita (Dolan/Dodolan Desa Wisata), sebuah pendekatan monev yang dikemas lebih santai, interaktif, dan berorientasi pada penguatan potensi lokal.
Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim SSTP MM, menyebut #Doldeswita pada dasarnya tetap menjalankan fungsi monitoring dan evaluasi. Namun, dikemas dengan konsep berbeda agar lebih membumi dan relevan dengan dinamika desa wisata.
BACA JUGA:141 Peserta Adu Keterampilan dalam LKS SMK Tingkat Kabupaten Purworejo
“Monitoring dan evaluasi kami kemas dengan cara yang lebih cair dan menyenangkan. Harapannya, ke depan ada warna baru dalam pengembangan pariwisata, khususnya desa wisata di Purworejo,” kata Erlangga, Rabu (4/2).
Diungkapkan, pelaksanaan perdana #Doldeswita telah dilakukan pada Sabtu (31/1) dengan menyasar dua desa wisata di Kecamatan Kaligesing, yakni Desa Wisata Pandanrejo dan Desa Wisata Tlogoguwo.
Dalam kegiatan tersebut, Bangun Erlangga didampingi Kepala Bidang Destinasi Neira Anjar Pujisusilo serta Sekretaris Camat Kaligesing, Sigit Purwanto.
BACA JUGA:Penerima Program MBG di Kabupaten Purworejo Belum Merata, Wabup Dion Agasi Angkat Bicara
Di Desa Wisata Pandanrejo, tim #Doldeswita menyoroti pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang mulai terbagi ke berbagai aktivitas.
Kendati demikian, desa ini dinilai memiliki nilai lebih karena fokus pada konservasi hutan dan pelestarian burung langka yang dilindungi sehingga memiliki daya tarik wisata berbasis lingkungan.
Sementara di Desa Wisata Tlogoguwo, tim mencermati sejumlah destinasi unggulan seperti kawasan Pinus Kalilo, glamping, café, serta Embung Tlogoguwo.
BACA JUGA:Pengurus Ansor Kabupaten Purworejo 2025–2029 Dilantik, Empat Badan Khusus Diluncurkan
Secara umum, perkembangan wisata dinilai cukup baik, terutama pada sektor glamping dan café.
Namun, Embung Tlogoguwo masih membutuhkan perawatan berkala agar potensi yang dimiliki dapat dimaksimalkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: purworejo ekspres