Komunitas S3 Purworejo Wadahi Anak-anak Istimewa
MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) Purworejo memberikan perhatian khusus terhadap puluhan anak istimewa yang terdiri atas penderita down syndrome, thalasemia, dan hidrosefalus. Melalui wadah baru bernama Sahabat Anak Istimewa Purworejo, S3 menyatukan anak-anak tersebut beserta orang tuany agar selalu termotivasi. Kegiatan perdana bertajuk Januari Berbagi Saling Menyemangati digelar S3 di salah satu kafe di Purworejo, Minggu (19/1). Selain memberi motivasi, dalam kegiatan ini anak-anak beserta orang tuanya juga diberi hiburan berupa atraksi sulap. Hadir dalam Acara tersebut unsur Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades). “Acara ini sebuah ide dari emak-emak, kami ingin mewadahi anak-anak istimewa yang luar biasa ini supaya mereka tetap termotivasi, tidak sendiri, tapi ada sebuah wadah yang semoga ini bermanfaat,” kata Koordinator Wilayah S3 Purworejo, Kuningsih, didampingi Ketua Panitia, Erna Roswellyna. Menurut Kuningsih, selama ini anak-anak down syndrome, hidrosefalus, thalasemia dan yang lainnya belum terwadahi. Oleh karena itu, pihaknya ingin mencoba mewadahi dalam sebuah wadah dengan nama Sahabat Anak Istimewa. Baca Juga Tiga Personel Satgaster Kodim Magelang Berangkat ke Papua “Kami berharap ini menjadi sebuah wadah komunikasi, saling menyemangati, saling memotivasi, bahwa tidak ada sesuatu yang terhalang dengan keterbatasan, tapi dengan keterbatasan-keterbatasan itu mereka menjadi anak yang hebat,” jelasnya. Kuningsih menyebut, anak-anak down syndrome, hidrosefalus, dan thalasemia di Purworejo, setidaknya yang telah terdata ada sekitar 50 anak. Dari jumlah itu, 40 hadir mengikuti acara saling berbagi saling menyemangati. Ke depan, direncanakan kegiatan serupa akan dilaksanakan setidaknya setiap tiga bulan sekali. “Masih ada beberapa yang mungkin belum masuk di data kami. Semoga dengan acara ini teman-teman di luar sana yang belum masuk ke jangkauan kami bisa bergabung, bisa termotivasi dengan acara ini,” imbuhnya. Kuningsih menambahkan, selama ini anak-anak tersebut telah tercover BPJS. Meski demikian, S3 bersama lembaga maupun komunitas sosial lainnya juga memberikan pendampingan dalam hal akomodasi, yakni penyediaan ambulan gratis untuk mengantar pemeriksaan ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta. Sementara itu, Penamping Program Ikatan Disabilitas Purworejo (IDP), Erfina Cahyanti mengungkapkan bahwa pada 2020 ini pihaknya memberikan pendampingan khusus kepada anak-anak down syndrome dan kegiatan ini merupakan langkah awal bersama S3. Nantinya, pendampingan tidak hanya dari sisi terapi, melainkan juga pengetahuan-pengetahuan dan informasi khususnya bagi orang tua mengenai bagaimana merawat dan mendidik anak-anak down syndrome. “Akan memberikan informasi dan pengetahuan, keterampilan khusus bagi anak-anak down syndrome, menyiapkan mereka untuk sekolah di SLB. Karena yang didampingi ini masih anak usia balita atau TK,” ungkapnya. (top)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: