Angka Covid Naik, Jangan Kendur Terapkan Prokes

Angka Covid Naik, Jangan Kendur Terapkan Prokes

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO - Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak kendur dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes), khususnya selama menjalani Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H tidak lama lagi. Pasalnya, kasus konfirmasi positif Covid-19 masih fluktuatif dan ada gelombang baru Covid-19 dari negara India. Pesan itu disampaikan Bupati saat ramah tamah dengan para wartawan di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Purworejo, Kamis (6/5). Hadir dalam kesempatan itu Sekda Drs Said Romadhon serta Kabag Humas dan Protokol Setda, Rita Purnama SSTP MM. “Masyarakat harus senantiasa menjaga kesehatan dan disiplin Prokes dengan penerapan 5M. Jangan pergi-pergi kalau tidak penting,” ungkapnya. Terkait vaksinasi, Bupati menyebut bahwa pengadaan vaksin oleh pemerintah dilakukan secara bertahap dan saat ini masih diprioritaskan bagi kalangan Lansia yang rentan terhadap penularan Covid-19. Karena itu, masyarakat diminta bersabar untuk mendapatkan giliran vaksinasi. “Saya juga berharap masyarakat tidak takut dengan vaksin. Teman-teman (media,red) ini atau masyarakat di media sosial juga mohon kalau membiwarakan terkait vaksin jangan menakut-nakuti,” tegasnya. Sebaliknya, lanjut bupati, media dan pegiat Medsos harus turut menyukseskan vaksinasi. “Jika ada yang sakit atau meninggal dunia usai divaksin, belum tentu juga karena pengaruh vaksin itu,” tandasnya. Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin SpTHT-KL, melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo menginformasikan bahwa ada penambahan 48 kasus konfirmasi dan 1 pasien meninggal dunia (MD) pada Kamis (6/5). Dengan demikian, total konfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini sebanyak 6.278 kasus. Kemudian total pasien MD sebanyak 213 kasus. “Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh/selesai isolasi bertambah, menjadi 5.776 orang,” kata Rita Purnama. Pasien yang menjalani rawat inap bertambah, menjadi 24 orang. Berikutnya yang masih isolasi mandiri sebanyak 265 orang. “Untuk total swab yang dilakukan sudah 25.942 kali. Hasil swab negatif ada 18.762 dan yang sedang menunggu hasil swab 213 orang,” jelasnya. (top)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: