Pemkot Magelang Segera Buka Gelora Sanden

Pemkot Magelang Segera Buka Gelora Sanden

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang belum berencana untuk membuka kompleks Gelora Sanden, Magelang Utara. Pusat olahraga di Kota Sejuta Bunga itu ditutup sejak Maret 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. Plt Kepala Disporapar Kota Magelang, Machbub Yani Arfian mengatakan, sejak ditutup, Gelora Sanden tidak memiliki pendapatan hasil sewa. Termasuk di dalamnya stadion kebanggaan warga Magelang, Stadion Moch Soebroto nihil pemasukan. \"Sudah lima bulan ini dan tidak ada pendapatan sama sekali. Sejak ditutup kami belum berencana untuk membukanya lagi. Apalagi arahan dari Pak Wali (Walikota Magelang Sigit Widyonindito) sangat jelas perihal memutus penyebaran virus corona,\" katanya, kemarin. Sedianya, kompleks Gelora Sanden dijadikan pusat olahraga masyarakat Magelang. Tak terkecuali kegiatan mingguan car free day (CFD). \"CFD belum dilonggarkan masih ditutup. Persyaratan buka harus melakukan simulasi dulu, tapi melihat kasus Covid-19 terus naik, sehingga belum ada kepastian untuk membukanya,\" ujarnya. Meski demikian, Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang itu menuturkan, sejumlah fasilitas tetap dirawat dan dipelihara kendati tidak ada kegiatan. Ia menyebut seperti perawatan rumput stadion, kebersihan kolam renang, dan kebersihan lingkungan diupayakan agar selalu terjaga. \"Khusus kolam renang saya kira butuh waktu lama lagi untuk membukanya. Apalagi arahan dari pemerintah provinsi juga belum boleh membuka wisata kolam renang,\" papar dia. Dia juga mengimbau, pengusaha swasta pariwisata seperti perhotelan dan tempat hiburan untuk memperhatikan prosedur protokol kesehatan sebelum membukanya. Pemkot Magelang sendiri, kata dia, tidak melarang bila pengusaha membuka meski pandemi belum berakhir. Hanya saja, dia meminta agar semua pihak bersama-sama mencegah penyebaran virus corona. \"Hotel berbintang maupun nonberbintang saya harap menggelar simulasi dulu sebelum membukanya. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Pengunjung yang masuk pun harus melalui tahapan ketat protokol kesehatan,\" ungkapnya. (wid)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: