Sudah Dibuka Normal, Perpustakaan Kabupaten Magelang Masih Sepi

Sudah Dibuka Normal, Perpustakaan Kabupaten Magelang Masih Sepi

RAPI. Buku-buku koleksi Perpustakaan Kabupaten Magelang tersusun rapi namun pengunjung masih tergolong sepi.(foto : ika zahara/magelang ekspres)--Magelangekspres.com

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.DISWAY.ID - Perpustakaan Daerah Kabupaten Magelang mulai beroperasi secara normal, setelah sebelumnya ditutup akibat pandemi Covid-19. Meski telah dibuka normal, tetapi jumlah pengunjung masih sangat minim.

Sejak dibuka normal pada Januari 2022 lalu rata-rata pengunjung berkisar 50-75 orang. Padahal sebelumnya sekitar 100-200 pengunjung.

Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, Lilik Suhaelili mengatakan, tingkat kunjungan masih sangat minim dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Dia menilai, jika adanya gedung perpustakaan (Graha Wasesa) di Kabupaten Magelang ini belum dikenal masyarakat.

“Mungkin banyak yang belum kenal jadi kita pakai fasilitas layanan perpustakaan keliling,” katanya, Rabu, 23 November 2022.

Dia menjelaskan, perpustakaan keliling memiliki 4 armada roda empat dan satu sepeda motor pintar. Seluruh armada itu berkeliling di wilayah Kabupaten Magelang yang begitu luas.

“Itupun kadang yang jauh tidak sempat kalau hanya mau membaca harus kesini seperti Sawangan dan Grabag. Setiap harinya perpustakaan keliling terjadwal," imbuh Pustakawan Ahli Muda, Wahyu Puji.

Wahyu mengatakan, pembangunan gedung perpustakaan memakan anggaran sebesar Rp21 miliar. Beberapa fasilitas juga lengkap antara lain room theater, ruang anak, ruang disabilitas, ruang audiovisual, ruang referensi, ruang terbitan berkala, dan layanan TIK. Tepat disebelah kanan gedung terdapat 11 gazebo yang digunakan untuk sarana diskusi dan membaca secara outdoor.

"Kita juga ada layanan secara online melalui aplikasi ePusda Kab.Magelang, hingga saat ini koleksi yang ada berkisar 45.526 eksemplar dan buku digital sekitar 1.317 buah," tutur WahyuIa menegaskan seluruh layanan yang ada dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Peminjaman buku dimaksimalkan 2 eksemplar selama satu minggu. (mg1)

Sumber: sudah dibuka normal