Tertawa yang Dilarang Dalam Islam

Tertawa yang Dilarang Dalam Islam

Tertawa yang Dilarang Dalam Islam--

MAGELANG EKSPRES- Allah Ta'ala telah menyempurnakan agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam. Tak ada satu pun urusan kecuali semua sudah diatur di dalamnya.

Termasuk hal tertawa, yang seringkali kita lakukan. Namun kita tidak tahu atau kurang paham dengan hukum tertawa yang telah diatur dalam syariat.

Tertawa yang berlebihan hukumnya dilarang. Tertawa yang berlebihan adalah yang disertai dengan suara, atau yang disebut juga dengan terbahak-bahak. Tertawa yang berlebihan dapat mendatangkan pengaruh-pengaruh buruk, seperti matinya hati, hilangnya kewibawaan dan waktu yang terbuang sia-sia.

BACA JUGA:Keutamaan Umar bin Khatthab, Sahabat Terbaik Kedua yang Paling Tegas Menegakkan Islam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi peringatan terhadap tertawa berlebihan, melalui sabda beliau :

إِيَّاكَ وَكَثْرَةُ الضَّحِكِ، فَإِنَّهُ يُمِيْتُ الْقَلْبَ وَيَذْهَبُ بِنُورِ الْوَجْهِ

“Janganlah kamu banyak tertawa, karena ia dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya di wajah.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan lainnya; dan disahihkan oleh al-Albani).

Imam al-Mawardi berkata dalam kitabnya Adab ad-Dunya wa ad-Din :

“Adapun tertawa, terbiasa melakukannya dapat menyibukkan diri dari memikirkan perkara-perkara penting, melalaikan pikiran dari musibah-musibah, dan orang yang terlalu banyak melakukannya tidak memiliki kewibawaan dan kesantunan, serta orang yang menjatuhkan harga dirinya dengan hal itu tidak lagi mempunyai kehormatan dan martabat."

Abu Idris al-Khaulani meriwayatkan dari Abu Dzar al-Ghifari bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah kamu banyak tertawa, karena ia dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya di wajah."

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata, "Barang siapa yang banyak tertawa, maka akan sedikit wibawanya."

BACA JUGA:Suudzan yang Dilarang dan Dibolehkan dalam Islam

Sedangkan Ali bin Abi Thalib berkata, "Apabila orang yang berilmu tertawa satu kali, maka dia telah memuntahkan satu ilmunya."

Maka hendaklah kita berusaha untuk meninggalkan perkara tersebut sekuat tenaga. Namun tertawa yang terlepas dari kehendak kita maka itu di luar kuasa kita dan semoga kita tidak berdosa atas itu, InsyaAllah.

Allah Ta’ala berfirman :

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: