Tiga Perahu Terbalik Dihantam Ombak saat Larungan Sedekah Laut di Pantai Genjik Purworejo

Tiga Perahu Terbalik Dihantam Ombak saat Larungan Sedekah Laut di Pantai Genjik Purworejo

DIHANTAM. Tiga perahu terbalik milik nelayan usai dihantam gelombang laut saat pelaksanaan tradisi Sedekah Laut di Pantai Genjik Desa Kertojayan Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, Minggu (20/7).-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID Tiga perahu terbalik usai dihantam ombak terjadi saat pelaksanaan tradisi Sedekah Laut yang digelar nelayan di Pantai Genjik Desa Kertojayan Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, Minggu (20/7).

Beruntung, seluruh nelayan berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, ketika iring-iringan sekitar 20 perahu nelayan mengantar perahu utama yang membawa sesaji ke tengah laut.

BACA JUGA:Perahu Terbalik, Dua Nelayan di Kebumen Nyaris Jadi Korban Keganasan Laut Selatan

Gelombang yang cukup tinggi diduga menjadi penyebab tiga perahu kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik.

Warsito, salah satu nelayan menyebut usai kejadian perahu terbalik itu, perahu miliknya memilih tidak melanjutkan ke selatan karena mengutamakan keselamatan para nelayan.

“Ketinggian ombak kira-kira lima meter. Tadi kami juga memilih membantu teman yang perahunya terbalik. Alhamdulillah semua nelayan selamat tapi satu perahu patah,” tutur Warsito.

BACA JUGA:Tim Gabungan Temukan 6 Orang Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo

Beruntung, seluruh awak kapal berhasil diselamatkan.

Para nelayan juga telah mengantisipasi dengan mengenakan pelampung dan saling membantu satu sama lain.

Meski sempat membuat panik sebagian pengunjung, acara larungan tetap berlangsung meriah.

BACA JUGA:7 Korban Perahu Terbalik di Kedung Ombo Ditemukan, 2 Masih Dicari

Ribuan warga memadati bibir pantai untuk menyaksikan tradisi budaya yang rutin digelar setiap tahun dalam rangka syukur atas hasil laut sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

Sejumlah sesaji seperti kepala kambing kendit, gunungan hasil bumi, jenang abang-putih, kembang tujuh rupa, dan miniatur rumah joglo dilarung ke laut sebagai simbol pengharapan akan keselamatan dan kesejahteraan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait