Siswa SMKN 2 Magelang Peroleh Pendidikan Karakter di Kodim 0705
Siswa SMK Negeri 2 Magelang mengikuti Pendidikan Karakter yang berlangsung di Markas Kodim 0705/Magelang-DOKUMEN SMKN 2 MAGELANG-MAGELANG EKSPRES
MAGELANG UTARA, MAGELANGEKSPRES.ID – Siswa kelas X SMK Negeri 2 Magelang mengikuti kegiatan Pendidikan Karakter yang berlangsung selama dua hari di Markas Kodim 0705/Magelang, Rabu–Kamis, 23–24 Juli 2025.
Kegiatan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, dan cinta tanah air pada diri pelajar.
Pelaksanaan dilakukan dalam dua gelombang, siswa dari jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) serta Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) menjadi peserta pertama yang menerima materi seputar baris-berbaris, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga sesi reflektif seperti renungan dan permainan edukatif.
BACA JUGA:MPLS SMKN 2 Magelang Makin Meriah, Demo Ekstrakurikuler Bikin Siswa Baru Antusias
Hari pertama dibuka dengan pengarahan pembina dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Usai makan siang, para siswa mendapatkan materi bela negara serta wawasan kebangsaan untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya persatuan dan semangat nasionalisme.
Sore harinya, siswa menerima pelatihan kepemimpinan dengan fokus pada pentingnya peran dan sikap seorang pemimpin dalam kelompok.
BACA JUGA:Siswa Siswi SMKN 2 Magelang Kembali Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional
Hari kedua diisi dengan lanjutan praktik PBB, dilanjutkan sesi fun games yang melatih kekompakan dan konsentrasi.
Penutupan dilakukan dengan sesi renungan dan sambutan akhir dari pembina kegiatan.
Pelatih dari Kodim 0705/Magelang, Hery Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan sekolah sekaligus sebagai bagian dari tanggung jawab TNI dalam pembinaan generasi muda.
BACA JUGA:SMKN 2 Magelang Tutup Kegiatan Pramuka 2024/2025 dengan Meriah dan Penuh Makna
“Karakter anak sekarang, khususnya etika, memang perlu pembentukan langsung. Kecerdasan dan keterampilan saja tidak cukup. Etika dan sikap menentukan apakah seseorang bisa diterima di dunia kerja,” ungkapnya.
Menurutnya, pelatihan disiplin, tanggung jawab, dan etika sosial merupakan inti dari seluruh rangkaian kegiatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres