350 Rumah Layak Huni Diluncurkan Pemprov Jateng dan Djarum Foundation Bagi Masyarakat Miskin
Pemprov Jateng dan Djarum Foundation membantu sekitar 350 Rumah Layak Huni di Jawa Tengah bagi masyarakat miskin-IST-MAGELANG EKSPRES
MAGELANGEKSPRES.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Djarum Foundation telah membantu sekitar 350 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) bagi masyarakat miskin selama tahun 2025.
Deputy Program Director Bhakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, mengatakan program RSLH sudah dimulai sejak 2022 dan setiap tahun terus mengalami peningkatan.
"Ini program RSLH pertama kami di Kabupaten Temanggung. Sudah selayaknya kami ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak. Ini baru awalan saja," kata Budiharto.
BACA JUGA:15 Petani Tembakau Temanggung Dapat Bantuan Rumah Layak Huni dari PT Djarum
Pada 2022 hanya 10 unit yang dibangun, 2023 bertambah menjadi 25 unit, 2024 melonjak menjadi 200 unit, dan 2025 meningkat lagi menjadi 350 unit.
Bantuan pada tahun ini tersebar di Kudus 300 unit, Temanggung 15 unit, Banjarnegara 15 unit, serta masing-masing 10 unit di Demak dan Purbalingga.
Budiharto menyebut program ini akan terus berjalan hingga 2029 dan pada 2026 ditargetkan 500 unit rumah layak huni dapat dibangun di seluruh Jawa Tengah.
BACA JUGA:Tekan Permukiman Kumuh, Disperkimhub Wonosobo Bangun 1.141 Unit Rumah Layak Huni
Ia menegaskan prioritas utama tetap di Kudus sebanyak 400 unit, sedangkan 100 unit lainnya disebar ke daerah miskin ekstrem lain di Jawa Tengah dengan koordinasi Disperakim.
Salah satu penerima manfaat, Dwi Winarni, mengaku sangat bersyukur rumahnya kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya karena ia tidak mampu merenovasi dengan penghasilannya sebagai buruh.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi langkah Djarum Foundation yang ikut membantu mengurangi angka kemiskinan melalui penyediaan rumah layak huni.
BACA JUGA:Sepanjang 2023 Kota Magelang Sukses Ubah 881 RTLH Jadi Rumah Layak Huni
Ia menjelaskan masih ada lebih dari satu juta rumah tidak layak huni di Jawa Tengah sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Tahun ini Pemprov Jateng mengalokasikan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar 17.000 unit yang tersebar di 35 kabupaten/kota, termasuk 584 unit di Kabupaten Temanggung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres