Pelatihan Gratis BIPTAK Jateng, 99 Persen Lulusan Langsung Kerja di Industri
PENGENTASAN. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mengatasi pengangguran dan kemiskinan melalui pelatihan kerja gratis di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK).-IST-MAGELANG EKSPRES
SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan solusi nyata untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan melalui pelatihan kerja gratis di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK).
Program ini terbukti ampuh, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja hingga 99 persen ke berbagai sektor industri.
Program pelatihan keterampilan ini ditujukan bagi warga ber-KTP Jawa Tengah yang berusia minimal 18 tahun dan siap bekerja.
BACA JUGA:Fasilitasi Pelatihan Kerja, Pemkab Wonosobo Sebut Partisipasi Kerja Capai 6,3 Persen
Selama 20 hari, peserta mendapatkan pelatihan intensif dengan fasilitas lengkap.
Mulai dari tempat tinggal, makan tiga kali sehari, bahan praktik, hingga pembekalan soft skill.
“Pelatihan di sini gratis. Kita jemput, kita latih, kita beri makan dan tempat tinggal. Setelah itu, kita tempatkan ke perusahaan,” ujar Kepala BIPTAK Jateng, Sri Purwanti, Jumat (1/8).
BACA JUGA:Tekan Angka Pengangguran, 25 Ribu Warga Tiap Tahun Ikuti Pelatihan di 37 BLK Jateng
Sebagian besar peserta pelatihan berasal dari keluarga pra-sejahtera, dengan 70 persen tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Mereka mengikuti pelatihan alas kaki angkatan ke-7 dan ke-8 yang akan ditempatkan ke berbagai pabrik di Brebes, Batang, dan Ungaran.
Tahun ini, BIPTAK menargetkan 750 peserta yang mana angka ini memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1.300 peserta, namun tingkat keberhasilan penyerapan kerja tetap tinggi.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Jateng Tertinggi Kedua, Kemiskinan Turun Drastis
“Selama tiga tahun terakhir, serapan industri selalu di atas 99 persen. Padahal target awal kami hanya 85 persen,” terang Sri.
Lalita Indriani, peserta pelatihan asal Brebes, mengaku bahagia mengikuti program ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres