Baznas Temanggung Prioritaskan Dana Zakat untuk Pendidikan, Ratusan Siswa dan Mahasiswa Terima Beasiswa 2026
SERIUS. Sejumlah siswa dan mahasiswa serius mengikuti sosialisasi beasiswa pendidikan dari Baznas beberapa waktu lalu. -SETYO WUWUH-TEMANGGUNG EKSPRES
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Sektor pendidikan masih menjadi prioritas utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung dalam penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat.
Wakil Ketua Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avesina, mengatakan dana zakat yang dikumpulkan selama ini berasal dari masyarakat umum maupun kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Dana tersebut kemudian disalurkan melalui berbagai program sosial kemasyarakatan, dengan pendidikan sebagai sektor unggulan.
BACA JUGA:Pemkab Temanggung Salurkan Banpol: Dorong Pendidikan Politik dan Perkuat Demokrasi Lokal
“Ada berbagai program yang kami jalankan, salah satunya untuk pendidikan. Bahkan sampai sekarang, sektor pendidikan masih menjadi prioritas,” ujar Yusron, Selasa (kemarin).
Ia menegaskan, pada tahun 2026 sektor pendidikan tetap menjadi fokus utama Baznas Temanggung.
Kebijakan ini selaras dengan visi dan misi Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
BACA JUGA:Bupati Turun Tangan Padamkan Kebakaran di Eks Kantor Dinas Pendidikan Temanggung
Menurutnya, program beasiswa yang dijalankan Baznas bertujuan membuka akses pendidikan bagi kaum duafa dan santri, terutama mereka yang memiliki prestasi serta potensi untuk memberi dampak sosial yang besar di masa depan.
“Di tahun 2026 ini kami masih menyalurkan beasiswa kepada siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. Bahkan sejak tahun lalu, beasiswa juga sudah kami berikan kepada mahasiswa,” jelasnya.
Program beasiswa bagi anak kurang mampu ini diharapkan mampu menjamin pemerataan akses pendidikan, mencegah angka putus sekolah, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.
BACA JUGA:TMMD di Lereng Sumbing Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan, Dorong SDM Desa Naik Kelas
“Beasiswa ini menjadi upaya memutus rantai kemiskinan, dengan memastikan anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan, baik formal maupun nonformal, hingga ke perguruan tinggi,” katanya.
Yusron memaparkan, saat ini terdapat 100 mahasiswa yang setiap tahun menerima beasiswa sebesar Rp6 juta untuk biaya kuliah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: temanggung ekspres