Proyek DAK Rp19 Miliar Dimulai, Lima Ruas Jalan Strategis Temanggung Siap Dukung Distribusi Pangan
Bupati Temanggung Agus Setyawan melakukan peletakan baru pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan di Desa Purborejo, Kecamatan Bansari. -Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Tradisi slametan dan doa bersama di Desa Purborejo, Kecamatan Bansari, menandai dimulainya proyek penanganan longsegment pada lima ruas jalan strategis di Kabupaten TEMANGGUNG.
Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN bertema ketahanan pangan itu ditujukan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, lima ruas jalan yang menjadi sasaran proyek berada di Kecamatan Kedu, Candiroto, Ngadirejo, Bansari, dan Parakan.
Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Ini memang sudah ditunggu lama oleh warga. Harapannya dikerjakan sebaik-baiknya, tepat waktu, tepat mutu, sehingga bisa meningkatkan mobilitas masyarakat. Seperti di wilayah Bansari ini dapat menjadi akses penghubung antardesa, jalur ekonomi, mempermudah distribusi hasil pertanian, termasuk akses pendidikan," katanya.
BACA JUGA:Bidik PPD 2026, Bappenas Uji Peran Strategis DPRD Jateng Susun Rencana Pembangunan
Di sisi lain, Agus yang akrab disapa Agus Gondrong mengakui pemerintah daerah belum dapat menuntaskan seluruh kerusakan jalan kabupaten dalam waktu singkat.
Dari total sekitar 650 kilometer jalan kabupaten di Temanggung, keterbatasan anggaran membuat perbaikan harus dilakukan secara bertahap sepanjang 2026-2027.
"Sekali lagi, pangapunten sanget (mohon maaf sekali). Kalau saat ini belum semua selesai, itu murni karena keterbatasan anggaran, bukan karena niat yang tidak baik. Kula nyuwun sabare lan kula nyuwun doane (saya mohon kesabarannya dan mohon doanya) agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selamat hingga tuntas," ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung, Hendy Wahyu Noerhidayat, menjelaskan proyek DAK Tahun Anggaran 2026 senilai Rp19 miliar.
BACA JUGA:APBN Kucurkan Dana Revitalisasi Rp1,9 M untuk SMK Patriot, Dorong Link and Match Industri
Jumlah itu dialokasikan untuk penanganan lima ruas jalan penopang distribusi pangan, yakni Jalan Parakan-Bansari, Caturanom-Watu Kumpul, Watu Kumpul-Medari, Ngadirejo-Bantir, serta Karangtejo-Kundisari.
Total penanganan jalan mencapai sekitar 11,6 kilometer dengan peningkatan mutu melalui pelebaran jalan.
Hendy juga meminta pemerintah desa aktif berkoordinasi apabila di sepanjang ruas jalan masih diperlukan infrastruktur pendukung, seperti senderan maupun drainase.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: