409 Warga Manfaatkan Rumah Singgah Gratis Temanggung di Yogyakarta dan Semarang, Ini Fasilitasnya

409 Warga Manfaatkan Rumah Singgah Gratis Temanggung di Yogyakarta dan Semarang, Ini Fasilitasnya

Bupati Temanggung Agus Setyawan kunjungi rumah singgah di Yogyakarta-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Program Rumah Singgah gratis yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Temanggung mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hingga kini, tercatat sebanyak 409 kunjungan warga telah memanfaatkan fasilitas tersebut di Semarang dan Yogyakarta.

Rumah Singgah gratis ini mulai beroperasi sejak 25 Juni 2025 hingga 20 Juni 2026.

Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif sekaligus meringankan beban operasional masyarakat yang memiliki keperluan mendesak di luar daerah.

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Temanggung Serahkan Santunan JKM Rp 42 Juta di Bharaya Fest

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengatakan program tersebut lahir dari pengalaman pribadinya.

Ia kerap menjumpai warga Temanggung telantar atau terpaksa tidur di selasar rumah sakit karena tidak mampu membayar penginapan saat mendampingi anggota keluarga yang dirujuk.

"Alhamdulillah bermanfaat. Karena betapa susahnya kalau ada anggota keluarga sakit. Jangan ditambah beban biaya penginapan lagi. Rumah singgah ini gratis untuk pendamping pasien, pelajar, pencari kerja, hingga keperluan darurat. Yang penting warga ber-KTP Temanggung," ungkapnya, Senin (6/7).

Manfaat rumah singgah juga dirasakan warga. Salah satunya, Ifwandi Yusuf, yang membagikan pengalamannya melalui Google Maps.

BACA JUGA:Car Free Night HUT Bhayangkara ke-80 di Temanggung Angkat Kopi, Tembakau, Seni, dan UMKM Lokal

Ia memanfaatkan fasilitas tersebut saat mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan rawat jalan di Yogyakarta.

"Cukup bagus tempatnya. Ada saudara yang periksa rujukan dari RS Temanggung hasilnya menunggu tiga hari. Daripada pulang pergi, Rumah Singgah ini sangat membantu dari segi biaya dan capeknya pasien," ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan Leli Emiliya. Ia mengetahui keberadaan rumah singgah saat membesuk tetangganya yang dirawat di RSUP Sardjito Yogyakarta.

"Karena suatu prosedur, daripada pasien bolak-balik Temanggung–Jogja, jadi Rumah Singgah ini bisa dipergunakan. Tempat lumayan luas, bersih, dan sangat layak untuk transit pasien dan keluarga yang menemani," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait