Jaran Kepang Temanggung Tembus Pasar Mancanegara, Warisan Keluarga yang Kini Mendunia

Jaran Kepang Temanggung Tembus Pasar Mancanegara, Warisan Keluarga yang Kini Mendunia

Supriwanto (40), perajin jaran kepang dari Sanggar Kandang Jaran, Dusun Kembang, Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo sedang berkarya di sanggarnya-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Mempertahankan kesenian tradisional di tengah gempuran modernisasi bukan perkara mudah.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi Supriwanto (40), perajin jaran kepang dari Sanggar Kandang Jaran, Dusun Kembang, Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo.

Ketekunannya membuat kerajinan jaran kepang tidak hanya menjaga keberlangsungan kesenian tradisional Temanggung. Karyanya juga berhasil menembus pasar mancanegara.

Warisan Keluarga Tiga Generasi

Jaran kepang buatan Supriwanto kini telah dikenal hingga luar negeri.

Ia tidak sekadar membuat properti untuk kebutuhan pementasan kesenian.

BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Turunan Rujak Asem Temanggung, Truk Tronton Terguling

Lebih dari itu, Supriwanto berupaya menjaga warisan budaya yang telah diteruskan keluarganya selama tiga generasi.

Ia merupakan generasi ketiga penerus usaha keluarga yang dirintis sang kakek sejak 1931. Usaha tersebut kemudian dilanjutkan oleh ayahnya pada 1971.

Menariknya, menjadi perajin jaran kepang bukanlah cita-cita Supriwanto sejak awal.

Ia memilih meneruskan usaha tersebut setelah mendapat amanah dari sang ayah sebelum meninggal dunia.

Pesan tersebut sederhana, tetapi memiliki makna besar. Supriwanto diminta menjaga warisan budaya leluhur agar tidak terputus.

"Kalau boleh jujur, sebenarnya saya dulu enggak ada kerentek (keinginan) untuk meneruskan. Saya murni menjalankan wasiat dari orang tua untuk melestarikan warisan budaya leluhur agar tidak terputus," ujar Supriwanto saat ditemui di sanggarnya, Rabu (2/9).

BACA JUGA:Pendaki 17 Tahun Hilang di Gunung Sumbing, Ditemukan Meninggal di Puncak Sejati

Dari Temanggung hingga Mancanegara

Sejak 2010, terutama setelah menikah, Supriwanto mulai menekuni pembuatan jaran kepang secara lebih serius.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: