DPRKPLH Temanggung Perketat Pengawasan Limbah SPPG Usai 4 Laporan Masuk
Kepala Dinas DPRKPLH Temanggung Dwi Sukarmei memberikan keterangan terkait pengawasan pengelolaan limbah SPPG di Kabupaten Temanggung.-SETYO WUWUH-MAGELANG EKSPRES
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung terus memantau pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dinas tersebut melakukan pemantauan menyusul adanya laporan terkait dugaan pembuangan limbah SPPG ke lingkungan.
Kepala DPRKPLH Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan, persoalan pengelolaan limbah SPPG bukan kali pertama terjadi.
BACA JUGA:Limbah SPPG Tegalurung Temanggung Diduga Cemari Sungai Larangan, IPAL Portable Segera Dipasang
Sejak Agustus hingga September 2026, pihaknya menerima empat laporan terkait pengelolaan limbah.
"Memang kejadian ini bukan yang pertama kali. Kalau masih dalam tahap pembinaan, kami layangkan surat teguran atau peringatan. Tapi kalau kebangetan, akan ada langkah-langkah selanjutnya," ujar Dwi.
Menurutnya, terhadap laporan yang masuk, DPRKPLH terlebih dahulu melakukan pembinaan dan memberikan teguran kepada pengelola.
BACA JUGA:Dapur SPPG Bener Kaliboto Ditutup Paksa Usai 255 Siswa Purworejo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Setelah menerima teguran, para pengelola bersedia memperbaiki pengelolaan limbah.
Dwi juga mengimbau seluruh SPPG di Temanggung agar tidak ragu berkoordinasi dengan DPRKPLH apabila mengalami kendala dalam pengelolaan limbah.
"Kami sudah menyampaikan kepada semua SPPG, jika ada kesulitan dalam pengelolaan limbah bisa langsung menghubungi DPRKPLH. Kami akan berusaha membantu sesuai dengan aturan yang berlaku dan semua itu gratis," katanya.
BACA JUGA:Polisi Selidiki Penyebaran Foto Zoom Kepala SPPG Kota Magelang di Toilet, 2 Saksi Diperiksa
Dwi menambahkan, DPRKPLH juga memiliki metode, skema, serta gambar teknis mengenai pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan.
Pengelola SPPG dapat menggunakan hal tersebut sebagai acuan dalam membangun maupun memperbaiki sistem pengolahan limbah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: magelang ekspres

