Tersebar di 11 Kecamatan, Luas Tanaman Bawang Putih di Temanggung 1.000 Ha
MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Luasan tanaman bawang putih di Kabupaten Temanggung pada musim tanam ini mencapai 1.000 hektar. Luasan ini tersebar di 11 kecamatan yang berada di lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Perahu. Kepada Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Sigit Sulistyo Budi mengatakan, luasan tanaman bawang putih tersebut bersumber dari dua anggaran, 690 hektar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan kurang lebih 300 hektar dari importir. “Kalau dari APBN sudah pasti luasannya 690 hektar, tapi kalau dari importir ini masih bisa bertambah luasanya masih menunggu izin, 300 hektar itu baru dari lima pengusaha impor bawang putih,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Ia mengatakan, setidaknya lima pengusaha atau PT importir bawang putih itu sudah melakukan sosialisasi penanaman di wilayah Temanggung, sehingga bisa dipastikan luasan tanaman bawang putih itu masih akan bertambah lagi. Ia menyebutkan, 11 kecamatan yang akan menerima bantuan untuk budidaya bawang putih ini di antaranya, Kecamatan Kledung, Tretep, Wonoboyo, Bansari, Parakan, Bulu, Tlogomulyo, Tembarak, Selopampang dan Kecamatan Ngadirejo. Baca Juga Ada Penambang Ilegal di Wonosobo, Ganjar: Laporkan Saja! “Dari 11 kecamatan ini Kecamatan Kledung dan Tretep menjadi kecamatan yang menerima bantuan paling luas di antara kecamatan-kecamatan lainnya,” terang Sigit. Bantuan yang akan diberikan kepada petani bawang putih tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini petani akan menerima bantuan berupa saprodi saja. Bantuan tersebut di antaranya berbentuk, pupuk NPK, pupuk cair organik, pengendalian hama, kapur pertanian (dolomit) dan plastik mulsa. “Bantuan diberikan dalam bentuk barang, kalau nilai total bantuan yang diberikan kurang lebih sebanyak Rp12 juta. Tahun ini memang tidak ada bantuan alat mesin pertanian (alsintan) seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya. Sedangkan untuk benih bawang putih sendiri lanjutnya, petani diharapkan mampu menyediakan benih secara mandiri, sebab di tahun-tahun sebelumnya petani juga sudah mendapatkan bantuan benih bawang putih. “Sebelumnya kan sudah mendapatkan bantuan benih, untuk tahun ini petani harus menyediakan benih secara swadaya, petani sudah banyak yang menangkar benih bawang putih secara mandiri,” katanya. Ia menambahkan, pasca panen raya tembakau tahun ini, petani langsung mempersiapkan lahan untuk tanam bawang putih, sehingga ketika cuaca sudah normal maka petani bisa langsung mulai tanam bawang putih. “Sekarang memang belum turun hujan secara merata, tapi sebaiknya petani bisa lebih dini menyiapkan lahan untuk tanam bawang putih. Sehingga ketika cuaca sudah normal bisa langsung tanam bawang putih,” pesannya. (set)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: