Peringati Sumpah Pemuda, SMAN 1 Mojotengah, Wonosobo Gelar Even Kreatif

Peringati Sumpah Pemuda, SMAN 1 Mojotengah, Wonosobo Gelar Even Kreatif

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO – SMA Negeri 1 Mojotengah, Wonosobo menggelar sebuah even kreatif dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kamis (24/10). Even yang melibatkan seluruh warga sekolah, bahkan mengundang orangtua siswa itu bertajuk Festival Jatidiri yang menampilkan beragam potensi, mulai dari senam massal, gerak dan lagu, baca puisi hingga lomba pidato. Di Festival sehari itu, para siswa menampilkan potensi mereka di bidang kuliner yakni dengan mengolah sendiri bahan dan bahkan sampai pada pemasaraannya. Kepala sekolah, Heri Pujiyanto ketika ditemui di sela acara mengungkap bahwa di agenda itu kewajiban seluruh kelas untuk meramaikan festival Jatidiri adalah menampilkan aneka olahan makanan maupun minuman tradisional yang bernilai ekonomis. Mereka wajib mengolah menu khas lokal untuk bisa dijual pada pengunjung festival. “Tahun ini dinamakan Festival Jati Diri, karena Jati Diri itu merupakan identitas segala hal yang ada dalam diri kita. Ini merupakan rangkaian kegiatan yang menjadi ciri khas SMA Mojotengah, menggali potensi warga sekolah, dan sebagai sekolah yang berbudaya,” tutur Heri. Baca Juga 24 November, 797 Peserta Bakal Ikuti Pilkades di Kabupeten Magelang Festival ini, disebut Heri mengarahkan para siswa terlatih untuk mengembangkan bakat dan minat mereka masing-masing di luar bidang akademik. Heri menyebut para siswa mesti memulai dari perencanaan, pengolahan bahan, hingga sampai pada pemasaran produk mereka sendiri ke lingkungan sekolah. Bagaimana mereka bisa menghidangkan produk yang menarik juga menjadi sebuah nilai tambah. Salah satu siswa dari Kelas XI MIPA 1, Sabila mengungkapkan bahwa Festival Jadi Diri memiliki konsep Market Day. Hal itu karena seluruh siswa diharuskan berinovasi dalam membuat olahan jajanan serta menjajakan dagangannya disetiap stand kelas masing-masing. “Mulai dari kelas X MIPA/IPS sampai kelas XII MIPA/IPS berjualan di Stand kelas masing-masing, ada yang berjualan Rice Cup, Tansu, Subal sampai dengan jualan Sayur Ambyar. Meski butuh usaha yang cukup keras, kami senang bisa terlibat dalam festival Jatidiri pada Tahun ini karena untuk kami sendiri hasilnya,” kata Sabila. Para siswa dikatakan Sabila juga banyak mendapat pembelajaran tentang kewirausahaan mulai dari hal paling sederhana. Sehingga kedepan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja. Pengawas SMA Cabang Dinas Wilayah IX Jawa Tengah, Danang Kusumanto mengapresiasi Festival Jatidiri dan menyebut kegiatan dalam rangka Sumpah Pemuda itu  diharapkan bisa memupuk jiwa nasionalisme serta kewirausahaan. “Peringatan Sumpah Pemuda ini bisa mencapai tujuannya yaitu untuk meningkatkan sportivitas, kreativitas serta mengobarkan jiwa nasionalisme siswa terlebih nilai kewirausahaan,’’ tandasnya. (win)  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: