Polresta Magelang Selidiki Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan 7 Warga Mertoyudan

Polresta Magelang Selidiki Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan 7 Warga Mertoyudan

LIDIK. Polisi memasang garis polisi di sebuah gubuk yang digunakan para korban pesta miras oplosan di Mertoyudan.-IST-MAGELANG EKSPRES

MUNGKID, MAGELANGEKSPRES.ID Polresta Magelang tengah menyelidiki kasus peredaran minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan 7 warga Kecamatan Mertoyudan.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pasangan suami-istri NY dan IN, yang diketahui menjual miras tersebut.

"Mereka saat ini diperiksa sebagai saksi," ujar AKP Toyib Riyanto, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Magelang, Senin (13/10).

BACA JUGA:Polresta Magelang Bekuk Pengedar Miras di Kaliangkrik, Temukan Botol Arak Siap Jual

Dari keterangan saksi, penjualan miras baru berjalan sekitar dua tahun dan tidak rutin, tergantung ketersediaan modal.

Mereka membeli minuman dalam bentuk kemasan dari Sukoharjo dan menjualnya kembali dengan sistem COD, hanya kepada pelanggan yang sudah dikenal.

Sistem ini diduga digunakan agar transaksi tidak mudah terpantau petugas dengan satu botol miras dijual seharga Rp55 ribu.

BACA JUGA:Polisi Amankan Seratus Botol Miras dari Gudang Tersembunyi di Mertoyudan Magelang

Saksi mengaku bahwa miras yang dijual berupa ketan hitam.

Salah satu korban meninggal, Siswanto, tercatat membeli miras dari saksi. 

"Saat ini masih diselidiki apakah minuman yang dijual saksi mengandung bahan berbahaya, atau apakah korban membeli miras dari saksi kemudian dicampur zat lain. Penyidikan masih berlangsung," ujar Titip, penyidik Polresta Magelang.

BACA JUGA:Kasus Judi dan Miras Dominator Hasil Razia Jelang Ramadan di Magelang

BACA JUGA:Polresta Magelang Bagikan Stiker Blind Spot hingga Himbau Jam Operasional Angkutan Barang

Menurut AKP Toyib, hingga kini hasil otopsi korban belum keluar, karena pihak kepolisian masih menunggu pemeriksaan organ dalam dan sampel lain untuk memastikan penyebab kematian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait