Menilik Sejarah MesaStila, Vila Peninggalan Belanda di Grabag Magelang
Sejarah Resort MesaStila sebagai bangunan peninggalan Belanda yang ada di Grabag, Magelang-@mesastila-INSTAGRAM
MAGELANGEKSPRES.ID - Sejarah Resort MesaStila sebagai bangunan peninggalan Belanda yang ada di Grabag, Magelang.
MesaStila Resort and Spa merupakan penginapan di kaki Gunung Telomoyo dan Gunung Andong yang berada di Desa Losari, Kecamatan Grabag.
Menariknya bangunan tersebut memiliki catatan sejarah di era Hindia Belanda.
BACA JUGA:Paket Wedding Terbaru dari MesaStila Resort and Spa: Sajikan Kemewahan dalam Nuansa Tradisional
Sejarah Resort MesaStila
Kecamatan Grabag tidak hanya menyimpan reruntuhan di era kerajaan Mataram Kuno saja namun juga peninggalan Belandanya.
Seperti Resort MesaStila yang dibangun oleh salah seorang saudagar Belanda.
Melansir Komunitas Kota Toea Magelang, hal ini bermula pada tahun 1922 dimana Gustav Van der Swan asal Belanda membabat 20-22 hektar tanah untuk dijadikan perkebunan kopi Karangredjo.
BACA JUGA:Liburan Istimewa MesaStila Resort and Spa Pesona Menawan Perpaduan Keindahan Alam dan Kemewahan
Kemudian pada tahun 1928, Gustav Van der Swan juga mendirikan sebuah penginapan atau yang dikenal dengan MesaStila.
Namun setelah Indonesia merdeka, vila yang dahulu disebut Karangredjo tersebut mulai berpindah tangan pada beberapa pihak.
Oleh karenanya, hingga saat ini MesaStila masih mempertahankan bangunan khas peninggalan Belanda yang klasik dan otentik.
BACA JUGA:Mengulik Sejarah Kelam Dibalik Ikoniknya Jembatan Blondo di Wisata Rafting Sungai Elo
BACA JUGA:Pa van der Steur Pendiri Panti Asuhan di Magelang yang Selamatkan Anak Korban Penjajahan Belanda
Rute Menuju Resort MesaStila
Jika ingin melihat peninggalan di era Hindia Belanda secara langsung maka berikut rutenya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: