Dispaperkan Wonosobo Targetkan Bibit Berkualitas dan Tahan Hama
PEMURNIAN. Pemkab Wonosobo melalui Dispaperkan melakukan pemurnian bibit tembakau lokal.-AGUS SUPRIYADI-WONOSOBO EKSPRES
WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemkab Wonosobo melalui Dispaperkan melakukan pemurnian bibit tembakau.
Hal itu untuk mendapatkan varietas yang unggul dan tahan hama serta memiliki kualitas yang konsisten.
Kabid Hortikultura Dispaperkan, Sumanto mengatakan bahwa pemurnian bibit tembakau Wonosobo dilakukan untuk menghasilkan benih unggul berkualitas tinggi.
BACA JUGA:UPH Kejajar Wonosobo, Bangkitkan Kejayaan Tembakau Suwanting Tieng
"Kita ingin mendapatkan varietas yang unggul dan berkualitas, dampaknya nanti ke hasil produksi," ucapnya.
Menurutnya, luas area tembakau di Kabupaten Wonosobo sekitar 1.961 ha/th dengan produksi sekitar 1.272,4 ton/th sesuai data BPS, Wonosobo, 2022.
Kontribusi pendapatan pertanian tembakau sebesar 37,78 % terhadap total pendapatan petani.
BACA JUGA:Rumah dan Gudang Tembakau di Watumalang Wonosobo Terbakar, Kerugian Rp600 Juta
Varietas lokal yang banyak berkembang antara lain Gober Pelus, Cemparang, Jathong, Kopeng Riwis, Boyolali, Sitieng dan lain-lain.
Varietas tembakau tersebut merupakan tembakau rakyat/asli yang sebagian besar diproses secara rajangan dan atau garangan.
Dari beberapa varietas lokal yang berkembang saat ini, belum ada yang dilepas oleh Menteri Pertanian.
BACA JUGA:Tak Mau Sia-siakan Potensi Tembakau di Wonosobo, Masyarakat Ikuti Pelatihan Blending
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi varietas unggul tembakau Wonosobo yang selanjutnya akan dilakukan pendaftaran dan pelepasan varietas sehingga menjadi benih bina dan legal dikembangkan di wilayah Wonosobo.
"Sejumlah langkah yang akan dilakukan melakukan pengujian, memperoleh varietas unggul, mendapatkan varietas unggul yang di senangi, dan melepaskan bibit tersebut ke petani," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: wonosobo ekspres