Diduga Selewengkan Aset Desa, Kades Wonokerto Wonosobo Dituntut Mundur
UNJUK RASA. Ratusan warga Desa Wonokerto Leksono yang tergabung dalam aliansi Wonokerto bersatu, gelar aksi unjuk rasa di balai desa.-AGUS SUPRIYADI-WONOSOBO EKSPRES
WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID – Ratusan warga Desa Wonokerto, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo yang tergabung dalam Aliansi Wonokerto Bersatu, menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa, Kamis (21/8/2025).
Mereka menuntut Kepala Desa Wonokerto, Denny Setyo Wibowo, mundur dari jabatannya.
Tuntutan itu muncul menyusul dugaan penyelewengan aset desa, bantuan sosial, serta pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
BACA JUGA:Pria Ngaku Wartawan, Peras Kades di Kaliwiro Wonosobo Jutaan
Ketua Aliansi Wonokerto Bersatu, Sugeng Rahayu, mengatakan aksi massa dan audiensi dengan pemerintah desa digelar untuk meminta tanggapan langsung dari pemerintah desa maupun kabupaten terkait dugaan penyimpangan tersebut.
“Paling utama adalah transparansi dan kejujuran. Kami minta kades segera turun dari jabatannya,” tegas Sugeng.
Audiensi di Balai Desa dihadiri jajaran pemerintah desa, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadinsos PMD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Forkompimca Leksono.
BACA JUGA:Seorang Kades di Wonosobo Rela Potong Hasil Beras dari Tanah Bengkok untuk Bantu Warga
Menurut Sugeng, tindakan Kades Wonokerto sudah tidak bisa ditoleransi.
Ia menuding sang kades menggadaikan aset desa untuk kepentingan pribadi serta menyelewengkan sejumlah bantuan untuk warga.
“Dia sudah mengakui secara terbuka dan juga minta maaf. Itu artinya harus ditindaklanjuti secara transparan oleh Pemkab,” tandasnya.
BACA JUGA:WOW! 265 Kades di Wonosobo Dapat Motor Trail Honda CRF, Makan Anggaran Hingga Rp9 Miliar
Sugeng menambahkan, pihaknya tidak asal menuduh karena sudah mengumpulkan bukti-bukti.
Dalam konfirmasi langsung, kades disebut mengakui adanya penyalahgunaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: wonosobo ekspres