Satlantas Polres Purworejo Catat Penurunan Pelanggaran Lalu Lintas 60 Persen Sepanjang 2025
KBO Satlantas Polres Purworejo, Iptu Sayogi Pujo Wahyono, memberikan keterangan terkait jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES
PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo mencatatkan tren positif dalam penanganan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sepanjang tahun 2025.
Melalui berbagai program preventif, angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Purworejo berhasil ditekan.
Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Arta Dwi Kusuma, melalui KBO Iptu Sayogi Pujo Wahyono mengungkapkan bahwa penurunan angka pelanggaran lalu lintas (Dagarlantas) cukup signifikan.
BACA JUGA:18 Personel dan PNS Polres Purworejo Purna Tugas, Dilepas dengan Tradisi Pedang Pora Penuh Haru
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah tilang pada tahun 2025 tercatat sebanyak 2.783 kasus.
Jumlah itu turun tajam dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.993 kasus, atau turun 60 persen.
"Penurunan ini bukan tanpa alasan. Kami melakukan sosialisasi dan imbauan secara masif langsung di lapangan. Kesadaran masyarakat mulai tumbuh berkat kehadiran personel yang konsisten memberikan edukasi," kata Iptu Yogi saat dikonfirnasi pada Jumat (3/1).
BACA JUGA:Polres Purworejo Kerahkan 558 Personel Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026
Tak hanya tilang, jumlah teguran juga mengalami penurunan dari 4.943 kasus di tahun sebelumnya menjadi 3.890 kasus pada tahun 2025, atau turun 21 persen.
Keberhasilan ini juga didukung oleh intensitas operasi kepolisian, seperti Operasi Patuh, Operasi Zebra dan operasi lainnya.
Kendati angka pelanggaran menurun, tantangan besar masih dihadapi pada sektor kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).
Secara kumulatif, jumlah kejadian laka lantas pada tahun 2025 mencapai 606, turun tipis dari angka 619 pada tahun 2024.
Namun, Yogi mencatat adanya kenaikan pada korban luka ringan yang mencapai 727 orang (naik dari 662 orang pada tahun 2024) serta kenaikan tipis pada angka korban meninggal, dari 100 di tahun 2024 menjadi 101 pada tahun 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: purworejo ekspres