Realisasi Pajak Daerah Purworejo 2025 Tak Capai Target, BPKPAD Siapkan Langkah Evaluasi

Realisasi Pajak Daerah Purworejo 2025 Tak Capai Target, BPKPAD Siapkan Langkah Evaluasi

Kabid Pajak Daerah BPKPAD Purworejo Toni Hartadi, bersama Henry Ardhiantoro, Kasubbid Pengendalian dan Penagihan Pajak Daerah memberikan penjelasan terkait perolehan pajak daerah Kabupaten Purworejo 2025, kemarin.-EKO SUTOPO-PURWOREJO EKSPRES

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID - Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Purworejo pada tahun 2025 tercatat belum sepenuhnya mencapai target.

Hingga akhir Desember 2025 lalu, dari target sebesar Rp168,43 miliar, penerimaan pajak daerah yang berhasil dihimpun mencapai Rp154,74 miliar atau 91,87 persen sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp13,69 miliar.

"Meski demikian, sejumlah jenis pajak daerah menunjukkan kinerja positif dengan realisasi melampaui target," kata Kepala BPKPAD Kabupaten Purworejo melalui Kabid Pajak Daerah Toni Hartadi, Rabu (31/12).

BACA JUGA:Penerima Program MBG di Kabupaten Purworejo Belum Merata, Wabup Dion Agasi Angkat Bicara

Disebutkan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terealisasi 102,58 persen, Pajak Reklame 105,94 persen, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan Minuman 106,34 persen, PBJT Kesenian dan Hiburan 109,93 persen, PBJT jasa Parkir 105,2 persen, Pajak sarang burung walet 100,28 persen serta Pajak Air Tanah (PAT) yang mencapai 109,43 persen.

Di sisi lain, beberapa jenis pajak masih tercatat di bawah target, antara lain PBJT Hotel, PBJT Tenaga Listrik, BPHTB, Opsen PKB, Opsen BBNKB, serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Kondisi tersebut, menurut Toni, yang didampingi Henry Ardhiantoro, Kasubbid Pengendalian dan Penagihan Pajak Daerah, dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan fluktuasi transaksi.

BACA JUGA:Pengurus Ansor Kabupaten Purworejo 2025–2029 Dilantik, Empat Badan Khusus Diluncurkan

Namun, capaian penerimaan pajak daerah tahun 2025 tetap menjadi hasil kerja bersama yang perlu diapresiasi, sekaligus menjadi dasar evaluasi ke depan.

"Realisasi pajak daerah sudah menunjukkan tren yang cukup baik, meskipun secara agregat belum mencapai target. Ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki strategi dan meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah," sebut Toni.

Lebih lanut diungkapkan bahwa BPKPAD akan melakukan evaluasi secara komprehensif dengan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta meningkatkan pendekatan persuasif kepada wajib pajak.

BACA JUGA:Logo Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo Tonjolkan Siluet Tari Dolalak

Pemerintah Kabupaten Purworejo optimistis, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kinerja pajak daerah pada tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

"Kedepan, kami akan fokus pada penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi potensi pajak daerah agar penerimaan dapat lebih maksimal dan berkelanjutan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: purworejo ekspres

Berita Terkait