Harga Bawang Merah Turun di Awal 2026, Minyakita di Temanggung Masih di Atas HET
BAWANG MERAH. Seorang pedagang bawang merah sedang beraktivitas di sela menunggu pembeli di Pasar Parakan. -SETYO WUWUH-TEMANGGUNG EKSPRES
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Memasuki pekan pertama tahun 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Temanggung terpantau mengalami penurunan.
Meski demikian, beberapa komoditas masih bertahan di level harga tinggi.
Pantauan di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung menunjukkan harga bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan.
Jika sebelumnya sempat menyentuh Rp40.000 per kilogram, kini bawang merah dijual dengan harga berkisar antara Rp23.000 hingga Rp28.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas.
Harga bawang putih juga tercatat turun, meski penurunannya relatif kecil.
Bawang putih honan turun Rp500 per kilogram menjadi Rp30.000 per kilogram.
Sementara bawang putih kating dijual Rp38.000 per kilogram dan bawang bombai berada di kisaran Rp36.000 per kilogram.
BACA JUGA:Harga Cabai di Kabupaten Temanggung Meroket hingga Rp80 Ribu, Pedagang: Tiga Minggu Naik Terus
“Yang turun lumayan banyak itu bawang merah, karena sebagian petani sudah mulai panen raya,” ujar Sunarmi, salah satu pedagang di Pasar Kliwon, Selasa (6/1).
Ia mengakui, pasokan bawang merah di Temanggung saat ini masih didominasi kiriman dari luar daerah seperti Malang, Jawa Timur, Brebes, Jawa Tengah, serta sejumlah sentra produksi lainnya.
Meski demikian, melimpahnya pasokan membuat harga mulai bergerak turun.
“Kalau dari petani lokal Temanggung memang belum banyak, tapi petani dari daerah lain sudah panen raya dan mulai masuk ke Temanggung,” tuturnya.
BACA JUGA:Harga Tembakau 2025 Anjlok, Petani Temanggung Merugi Meski Panen Raya Usai
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: temanggung ekspres