Pemkab Wonosobo Tutup Sementara Jalur Viral Lingkar Sumbing

Pemkab Wonosobo Tutup Sementara Jalur Viral Lingkar Sumbing

TUTUP. Pemkab Wonosobo akan melakukan penutupan Jalur Lingkar Sumbing menyusul rencana penataan kawasan.-IST-WONOSOBO EKSPRES

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo akan melakukan penutupan sementara jalur Lingkar Sumbing (Jalisu) yang belakangan viral.

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi jalur yang rawan longsor serta tingginya kunjungan wisatawan.

“Iya, kita tutup mulai tanggal 16 Januari 2026. Warga lokal masih boleh melintas,” ungkap Kepala Dinas PUPR Wonosobo, kemarin.

BACA JUGA:Jalan Lingkar Sumbing Jadi Spot Foto Terbaru Warga Wonosobo, Suguhkan Pesona Gunung Kembar yang Memukau

Menurutnya, Jalan Lingkar Sumbing merupakan jalan baru yang berada di kaki Gunung Sumbing, melintasi Desa Bowongso hingga Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar.

Jalur tersebut baru selesai dibangun pada Desember 2025.

Sejak dibuka, jalan yang dikenal dengan sebutan Jalisu—singkatan dari Jalan Lingkar Sumbing—langsung viral dan menjadi destinasi wisata baru bagi warga Wonosobo maupun masyarakat dari kabupaten sekitar.

BACA JUGA:Melintasi Jalan Baru Lingkar Sumbing, Jelajah Kalikajar Ajak Wisatawan Eksplor Kekayaan Alam Wonosobo

“Kami mempertimbangkan beberapa aspek, terutama keselamatan. Ada beberapa titik rawan longsor, ditambah curah hujan pada awal tahun masih tinggi,” terangnya.

Selain faktor keselamatan, Pemkab Wonosobo juga menyoroti perlunya penataan kawasan Jalisu.

Sejak viral, jalur tersebut dikunjungi lebih dari 1.000 orang dan memunculkan titik-titik ekonomi baru.

BACA JUGA:Pita Merah Tekankan Pentingnya Edukasi Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo

Namun, dampak ikutan juga muncul, seperti berdirinya lapak-lapak yang mengganggu estetika dan mengabaikan potensi bahaya longsor.

“Banyak lapak berdiri di pinggir jalan, bahkan di titik rawan longsor. Karena itu, kami bersama pemerintah kecamatan dan desa akan melakukan penataan terlebih dahulu,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: wonosobo ekspres

Berita Terkait