Nadia Muna Ajak Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama di Temanggung
Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna bersalaman dengan sejumlah tokoh agama pada Halal Bihalal Forkopimda bersama tokoh lintas agama, pemuda dan mahasiswa yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Temanggung, Kamis (9/4)-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID – Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten TEMANGGUNG diajak untuk terus meningkatkan dan memperkuat toleransi, kerukunan, serta persatuan antarumat beragama.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Forkopimda bersama tokoh lintas agama, pemuda, dan mahasiswa yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Temanggung, Kamis (9/4).
“Selama ini toleransi di Temanggung sudah sangat bagus dan kuat. Ke depan harus semakin ditingkatkan lagi,” ujarnya, Kamis.
Menurut Nadia, dengan toleransi, persatuan, dan kepedulian sosial yang semakin kuat, masyarakat yang maju dan sejahtera akan lebih cepat terwujud, terutama pada momentum saat ini.
BACA JUGA:Cemburu, Pria di Temanggung Aniaya Perempuan di Kamar Hotel, Terancam 8 Tahun Penjara
Orang nomor dua di Kabupaten Temanggung itu juga mengajak seluruh pihak menjadikan Temanggung sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan rukun.
Ia optimistis, dengan semangat gotong royong, masyarakat mampu menciptakan suasana kondusif yang mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Mari kita bersama-sama menjaga Temanggung sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan rukun. Dengan semangat gotong royong, kita mampu menciptakan suasana kondusif yang mendukung pembangunan daerah,” ajaknya.
Nadia menegaskan, kerukunan merupakan fondasi utama pembangunan.
Keberagaman suku, agama, dan budaya di Temanggung bukanlah pemisah, melainkan kekuatan besar yang dapat dikelola dengan semangat saling menghormati dan menghargai.
“Saya memberikan apresiasi kepada FKUB yang telah menjadi jembatan dialog dan perekat harmoni antarumat beragama,” tambahnya.
BACA JUGA:Hari Keempat Pencarian Korban Hanyut di Sungai Progo, Tim Gabungan Sisir Hingga Jembatan Ngembik
Sementara itu, Ketua FKUB Temanggung, Muhammad Sholeh, menyampaikan bahwa momen halal bihalal tahun ini sangat tepat untuk mengingat kembali pentingnya meneladani semangat awal halal bihalal pada 1948, yang bertujuan menyelesaikan carut-marut politik dan kehidupan berbangsa.
“Halal bihalal untuk menyelesaikan carut-marut politik dan kehidupan berbangsa. Halal bihalal saja tidak cukup jika hanya menjadi seremoni. Harapan kami, jangan hanya menjadi seremonial. Insyaallah, FKUB terus akan melakukan upaya nyata,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: