Antisipasi Idul Adha, DKPPP Temanggung Periksa Kesehatan Hewan Kurban dan Beri Obat Cacing

Antisipasi Idul Adha, DKPPP Temanggung Periksa Kesehatan Hewan Kurban dan Beri Obat Cacing

Tim DKPPP Temanggung melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat cacing pada calon hewan kurban. -Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Meskipun perayaan Hari Raya Idul Adha masih beberapa pekan lagi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKPPP) Kabupaten Temanggung telah melakukan langkah antisipasi pencegahan penyakit pada hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Temanggung, Wisnu Widoyoko, mengatakan hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban pada Idul Adha mendatang wajib dijaga kesehatannya jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kurban.

“Kesehatan hewan kurban harus terjamin. Maka dari itu, perlu langkah-langkah antisipasi agar semua hewan ternak yang siap kurban tetap dalam kondisi prima,” katanya, Kamis (16/4).

BACA JUGA:KDKMP Temanggung Terima 40 Truk dan 20 Motor Roda Tiga, Siap Perkuat Operasional Koperasi Desa

Ia menjelaskan, langkah antisipasi dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat cacing pada calon hewan kurban.

Kegiatan ini bertujuan memastikan hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit, khususnya penyakit menular.

Menurutnya, pemberian obat cacing pada hewan kurban sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penularan penyakit kepada manusia.

“Kami periksa terkait kesehatan hewannya, kemudian apakah ada penyakit. Pada hari ini kami lakukan salah satunya pemberian obat cacing dan suntik untuk penyakit lainnya. Diharapkan nanti daging dari hewan itu terbebas dari penyakit dan tidak ada temuan cacing pada hati ternak tersebut,” katanya.

BACA JUGA:Petani Tembakau Temanggung Desak Pemerintah Batasi Impor, Panen Lokal Terancam

Ia menambahkan, hewan yang sehat juga memastikan kualitas daging yang dikonsumsi lebih aman dan layak bagi masyarakat, baik sapi, kambing, maupun domba.

“Hewan-hewan tersebut kami periksa secara fisik, kemudian diberikan obat cacing sesuai dosis yang dianjurkan. Beberapa ekor juga kami suntik untuk pengobatan penyakit kulit dan penyakit menular,” ujarnya.

Peternak sapi di Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan, Marjoko, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pemeriksaan dan pemberian obat cacing membuat peternak semakin yakin hewan yang akan dijadikan kurban aman dan sehat.

“Dengan pemeriksaan hewan-hewan kami, sudah bisa dideteksi sapi yang layak dijadikan hewan kurban itu yang mana saja. Jadi masyarakat yang akan berkurban dengan sapi di tempat kami menjadi lebih aman dan nyaman,” katanya.

BACA JUGA:Petani Tembakau Temanggung Tolak Pembatasan Kadar TAR dan Nikotin, Khawatir Panen Lokal Tersisih

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: