DKPPP Temanggung Sidak Pasar Tradisional, Temukan Hati Sapi Rusak Akibat Cacing
Tim dari DKPPP Temanggung melakukan pengawasan perdagangan daging di pasar tradisional.-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - Tim pengawas dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, terjun langsung ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten setempat untuk memastikan ketersediaan daging dan kualitas daging yang dijual para pedagang.
Kepala Bidang Peternakan, DKPPP Temanggung Wisnu Widoyokomenjelaskan, peredaran daging di seluruh pasar tradisional di Temanggung memang harus diawasi.
Langkah ini sebagai upaya untuk memastikan daging yang beredar dan dikonsumsi masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
"Pengawasan sudah kami lakukan secara bertahap, tidak hanya saat menjelang perayaan Idul Fitri saja," terangnya, Kamis (5/3).
Menurutnya, pihaknya juga tidak hanya melakukan pengawasan saja, melainkan juga melakukan edukasi terhadap pedangang, khususnya pedagang daging terkait dengan kualitas daging serta perihal lainnya yang berkaitan langsung dengan daging.
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik daging, kebersihan tempat penjualan, hingga memastikan bahwa daging yang dipasarkan berasal dari hewan yang dipotong di rumah potong hewan (RPH) yang memenuhi standar kesehatan dan kehalalan.
"Secara umum untuk daging dipasaran itu, baik ayam, sapi dan kambing dalam kondisi baik dan layak konsumsi, namun tim sempat menemukan hati sapi yang sudah rusak akibat cacing dan sudah kami amankan untuk kemudian dimusnahkan," katanya.
BACA JUGA:125 Anak TK di Temanggung Kunjungi Masjid, Gereja hingga Vihara, Belajar Toleransi Sejak Dini
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus menjaga kualitas pangan asal hewan yang beredar di pasaran.
“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar memenuhi prinsip ASUH, yaitu aman untuk dikonsumsi, sehat, utuh tanpa campuran bahan lain, serta halal sesuai ketentuan,” katanya.
DKPPP Kabupaten Temanggung berharap melalui kegiatan monitoring ini masyarakat dapat memperoleh jaminan keamanan pangan, khususnya produk daging yang beredar di pasar tradisional.
"Masyarakat diharapkan lebih jeli dan teliti memilih daging, khususnya jeroan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi daging yang tidak layak konsumsi," katanya.
BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah Digelar di Tretep Temanggung, Warga Serbu Sembako Murah Jelang Lebaran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: