Pencarian Lansia Hilang Tiga Hari di Wonosobo Berakhir Tragis

Pencarian Lansia Hilang Tiga Hari di Wonosobo Berakhir Tragis

EVAKUASI. Proses evakuasi jenazah warga Sapuran yang hilang 3 hari ditemukan di aliran sungai kecil belakang rumah. - IST - MAGELANGEKSPRES ---

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.ID - Pencarian selama tiga hari terhadap seorang lansia di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo berakhir tragis. M (73), warga Desa Jolontoro ditemukan tak bernyawa di aliran kali tepat di belakang rumahnya sendiri, Rabu (22/4) siang.

Sebelumnya pihak keluarga mulai dilanda  kecemasan sejak Senin (20/4) pukul 20.00 WIB, pasalnya korban menghilang tanpa jejak. 

Selama tiga malam, cucu dan kerabat korban terus mencari, menyisir rumah-rumah saudara hingga pelosok desa, namun hasilnya nihil.

"Sudah tiga hari dicari ke mana-mana, tidak ada. Kami sempat menyisir sekitar kali karena biasanya beliau beraktivitas di sana," ungkap Supriyanto, saksi mata sekaligus tetangga korban kemarin.

BACA JUGA:Pembangunan Koperasi Merah Putih Kota Magelang Terkendala Lahan

Hilangnya korban  akhirnya tersingkap saat Supriyanto sedang mencari rumput untuk pakan ternak sekitar pukul 14.30 WIB. Di tengah rimbunnya vegetasi belakang rumah korban, ia dikejutkan dengan pemandangan mengerikan di aliran kali.

Jasad korban ditemukan dalam posisi yang sangat tragis kepala terbenam di bawah dan kaki mencuat ke atas.

Mendapat laporan warga, tim gabungan dari SPKT dan Unit Reskrim Polsek Sapuran, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Wonosobo, TNI, serta tenaga medis Puskesmas Sapuran langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

BACA JUGA:Kucurkan Rp33,2 Miliar, Pemprov Jateng Kebut Infrastruktur Desa Lewat TMMD dan Sengkuyung 2026

Kasubsi Penmas Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, mengonfirmasi kejadian memilukan tersebut.

"Benar, setelah dilaporkan hilang sejak Senin malam, korban ditemukan pada Rabu siang dalam kondisi meninggal dunia di belakang rumahnya," ucapnya.

Petugas telah melakukan pendataan identitas dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama tim medis masih mendalami penyebab pasti kematian korban untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau murni kecelakaan saat beraktivitas di kali. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres