Gubernur Jateng Tekankan Peran Banser Jaga Kondusivitas dan Hadapi Tantangan Zaman

Gubernur Jateng Tekankan Peran Banser Jaga Kondusivitas dan Hadapi Tantangan Zaman

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menghadiri Susbanpim Angkatan VIII Banser di Pusdik Binmas Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5).-IST -MAGELANG EKSPRES

SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peran kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam menjaga kondusivitas dan ketahanan sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5).

Ia menegaskan bahwa keberadaan Banser memiliki peran penting di wilayahnya.

BACA JUGA:Bekas Tambang Andesit di Semarang Jadi Agrowisata, Gubernur Ahmad Luthfi Puji Reklamasi Konsisten

Mulai dari pencegahan intoleransi dan radikalisme, kegiatan sosial, hingga bantuan kebencanaan.

"Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini, Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas," katanya.

Susbanpim tersebut bukan sekadar pelatihan organisasi dan kepemimpinan, melainkan turut membentuk kader yang berkarakter dan berpegang pada Ahlussunah wal Jamaah.

BACA JUGA:SMK Negeri 3 Magelang Gelar ‘Unjuk Karya’ Kewirausahaan, Dorong Lulusan Jadi Pencetak Lapangan Kerja

Dalam kesempatan itu, Lutfhi berpesan agar kader Banser memiliki kedisiplinan, loyalitas, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan ke depan seperti arus disinformasi dan hoaks di media sosial. Sebab hal tersebut mampu memicu kesalahpahaman hingga konflik horizontal.

Selain itu, ancaman radikalisme, intoleransi, dan politik identitas masih menjadi pekerjaan bersama. Juga potensi bencana di Jawa Tengah dinilai cukup tinggi, mulai dari banjir, longsor, rob, hingga aktivitas gunung api.

BACA JUGA:Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin menyampaikan bahwa tidak ada peradaban maupun organisasi yang maju tanpa penguatan sumber daya manusia.

Karena itu, transformasi kaderisasi Ansor menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas SDM.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: magelang ekspres

Berita Terkait