MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG SELATAN - Latihan hulubalang taruna tingkat III/Sermadatar Akademi Militer (Akmil) Magelang, resmi ditutup, Senin (27/1). Sebanyak 226 taruna pun kembali ke Lembah Tidar, setelah selama empat hari mereka menjalani latihan menyerupai medan perang sungguhan di Kaloran, Kabupaten Temanggung. Gubernur Akmil Magelang, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan apresiasi tinggi kepada para taruna tingkat III dan komandan, yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Menurutnya, tujuan dari hulubalang ini untuk memberikan pemahaman kepada taruna tentang pengaplikasian teknik dan taktik peleton senapan dalam Operasi Lawan Insurjensi (OLI). Selain itu, juga melaksanakan komando dan pengendalian operasi satuan setingkat peleton. Baca Juga Minat Perempuan Daftar PPK Kota Magelang Tinggi ”Saya ucapkan selamat kepada para taruna dan pelatih yang telah sukses menyelenggarakan latihan hulubalang dengan berbagai materi ini,” katanya. Sejumlah materi itu antara lain patroli, operasi lawan insurjensi, pam RPU, wandang jalan kaki, wandang ran, pungpungdahmah, Pungsihpungdahmah, pertahanan Basis Operasi Depan (BOD), dan lainnya. Latihan ini, kata Dudung, jauh dari medan sungguhan karena waktu yang relatif singkat. ”Waktunya sangat terbatas, dan materi yang begitu padat, sehingga masih sangat jauh jika diasumsikan pada medan penugasan yang sebenarnya. Namun target dan sasaran latihan yang sudah ditentukan sebelumnya tetap harus menjadi prioritas pencapaian hasil latihan,” paparnya. Dudung meminta kepada para taruna yang telah menyandang brevet latihan hulubalang ini, senantiasa memacu semangat dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri di bidang olah keprajuritan, dan kepemimpinan lapangan serta ilmu pengetahuan. (wid)
Akmil Tarik Ratusan Taruna Usai Hulubalang
Selasa 28-01-2020,02:11 WIB
Editor : ME
Kategori :