MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO- Zona integritas menuju birokrasi yang tranparan,akuntabel dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme diharapkan dilakukan semua instansi pemerintah termasuk kantor-kantor yang memberikan pelayanan kepada publik. \"Pencanangan ini mutlak untuk diterapkan dalam rangka reformasi birokrasi. Selain memperkokoh integritas yang sudah terbangun selama ini, juga untuk menuju birokrasi yang transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” ungkap Bupati Wonosobo Eko Purnomo pada acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo, Kamis (18/6). Baca Juga Untuk Pengadaan APD, KPU Purworejo Kekurangan Anggaran Rp9,8 Miliar Menurutnya, hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah. “Dengan adanya zona integrtias itu, maka komitmen dan perilaku dalam pelayanan dan pekerjaan yang dilkaukan akan semakin baik, bersih dan terbuka, kepercayaan rakyat semakin meningkat,” ucapnya. Bupati menghimbau kepada seluruh Instansi dan perangkat daerah di Kabupaten Wonosobo agar berkomitmen melakukan hal yang sama, bertekad meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, mewujudkan birokrasi yang bersih bebas KKN, serta meningkatkan pelayanan publik, sebagai salah satu wujud nyata menjawab tuntutan masyarakat. Kepada BPS Kabupaten Wonosobo, Bupati meminta, agar terus berupaya meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat menyajikan data yang lebih lengkap dan berkualitas, yang mana sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dan masyarakat pada umumnya. Baca Juga Tuangkan Bensin, Tiba-tiba Toko Klontong Terbakar Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Wonosobo Wazirrudin bersama jajaranya berkomitmen untuk terus membangun zona integritas di lingkungannya, terus melaksanakan reformasi birokrasi dan berupaya menciptakan birokrasi yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mampu memberikan pelayanan publik secara lebih baik dari waktu ke waktu. “Kami membuka portal pengaduan secara manual maupun online terhadap pelayanan maupun penyelenggaraan pemerintahan. Kami akan berupaya terus menghasilkan inovasi-inovasi terbaru guna mewujudkan itu semua,” ungkapnya. Pencanangan ini ditandatangani Bupati Wonosobo, Polres Wonosobo, Kepala BPS Kabupaten Wonosobo, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Wonosobo, Kejaksaan Negeri Kabupaten Wonosobo dan Rektor Universitas Sain Alquran, serta seluruh pegawai BPS. (gus)
Bupati Wonosobo Minta Zona Integritas Dijalankan Semua OPD dan Kantor Pelayanan
Jumat 19-06-2020,02:26 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-04-2026,07:30 WIB
Fashion Show 'Nirmana Arjita' SMKN 3 Magelang Tampilkan 102 Karya Busana Kreatif Siswa
Rabu 29-04-2026,11:37 WIB
Modus Curang UTBK 2026 Untidar Terbongkar, Peserta Pakai Earpiece Terkoneksi Joki
Rabu 29-04-2026,08:30 WIB
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BPBD Temanggung Waspadai Kekeringan dan Karhutla
Rabu 29-04-2026,07:00 WIB
SMPN 2 Magelang Launching Program English Day, Latih Siswa Komunikasi Global Sejak Dini
Terkini
Rabu 29-04-2026,15:07 WIB
Progres 75 Persen, Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Magelang Terhambat Lahan
Rabu 29-04-2026,14:53 WIB
BPJPH Tetapkan Jawa Tengah Jadi Role Model Nasional Ekosistem Halal Terintegrasi
Rabu 29-04-2026,14:02 WIB
Demo Mahasiswa Unsiq Wonosobo, Tolak Cuti Paksa dan Penonaktifan Akun
Rabu 29-04-2026,13:36 WIB
Tinjau SMA Negeri 1 Cilacap, Prabowo dan Ahmad Luthfi Pastikan Program MBG Lancar
Rabu 29-04-2026,12:37 WIB