MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri diminta turut serta dalam mengungkap kasus korupsi yang membelit PT Asuransi Jiwasraya. Terlebih kasus tersebut telah merugikan negara triliunan rupiah. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin meminta Ketua KPK Firli Bahuri ikut menangani kasus PT Asuransi Jiwasraya. \"Ini megakorupsi lah dugaan puluhan triliun, di sinilah Pak Firli, selama ini orang banyak meragukan tetapi saya tidak demikian, Pak Firli harus membuktikan. Jangan mengecilkan Pak Firli dulu, ini pembuktian di sini kalau KPK berani ini menepis dugaan Pak Firli titipan dan sebagainya,\" katanya di Jakarta, Minggu (29/12). Dia juga mengatakan tidak hanya KPK. Tapi Polri juga harus ikut mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, Polri dan KPK harus ikut membantu Kejaksaan Agung mengungkapnya. Penegak hukum bisa saling berkoordinasi menangani kasus tersebut. \"Untuk awal dikeroyok ramai-ramai lebih bagus, yang penting saling koordinasi,\" jelas Didi. Selain itu, Didi juga menyoroti kinerja otoritas jasa keuangan (OJK). Dia menyebut seharusnya OJK bisa bekerja secara optimal dalam mengawasi keuangan Jiwasraya. Karena OJK diberi kewenangan yang besar untuk mengawasi keuangan, namun terjadi masalah Jiwasraya. \"Saya kira OJK kurang optimal sebagai lembaga pengawasan atau regulator jadi ke depan harus ada aturan diperbaiki. OJK lagi memikirkan dengan kewenangan besar tetapi tidak optimal, contohnya Jiwasraya. Tetapi harusnya dengan pengawasan tidak seperti ini, tidak bisa salahkan OJK, oknum di BUMN dan Jiwasraya dan oknum investasi harus dibasmi,\" jelas dia. Politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus mengungkapkan hal senada. Dia mengakatakn penanganan kasus itu untuk membuktikan kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli. \"KPK harus diminta ikut, karena apa ini ujian Pak Firli karena KPK belum masuk kasus seperti ini. Kemarin kan OTT melulu, ini uang triliunan kita mau lihat bisa supervisi. Tidak boleh ada dilindungi karena ini uang rakyat,\" tutur Deddy. Sementara politisi senior Amien Rais justru meminta KPk tak perlu terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Amien khawatir kasus mega skandal tersebut akan mangkrak. \"Saya senang Jaksa Agung mengatakan skandal Jiwasraya tidak dilempar ke KPK. Karena KPK biasanya yang besar mangkrak, tidak ada penyelesaian,\" kata Amien. Amien lalu mendoakan agar kejaksaan bisa mengusut dugaan korupsi yang mencapai Rp 13,7 triliun itu. Amien berharap kasus-kasus besar lainnya bisa tuntas ditangani kejaksaan di bawah komando ST Burhanuddin. \"Saya doakan pak Jaksa Agung ini bisa tuntaskan skandal yang menyangkut Rp 13 triliun lebih ini. Kalau yang gede ini bisa, yang lain lebih gampang,\" ujarnya.(gw/fin)
KPK-Polri Diminta Ikut Tangani Kasus Jiwasraya
Senin 30-12-2019,06:34 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,08:41 WIB
K3S Magelang Tengah Luncurkan Hari Belajar Guru untuk Tingkatkan Kompetensi
Kamis 30-07-2026,08:00 WIB
100 SD di Temanggung Jadi Pilot Project Sekolah Kalih Ngaji, Target 435 Sekolah
Kamis 30-07-2026,08:30 WIB
Pasporia Hadir di Kebumen, Warga Bisa Urus Paspor Elektronik di Akhir Pekan
Kamis 30-07-2026,11:17 WIB
Bursa Kerja Kota Magelang Dibanjiri Pencari Kerja, DPRD Tagih Berapa Warga Lokal yang Terserap
Kamis 30-07-2026,07:30 WIB
Yan Budi Nugroho Raih BesTeam Award 2026 Berkat Warung Sembako Gratis untuk Anak Yatim
Terkini
Kamis 30-07-2026,15:35 WIB
Kisah Siswi SMP Mutual Sabet Juara MTQ Kota Magelang, Buah Disiplin Latihan Tilawah Sejak SD
Kamis 30-07-2026,15:30 WIB
1.200 Mahasiswa KKN Universitas Tidar Magelang Resmi Terlindungi Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
Kamis 30-07-2026,11:17 WIB
Bursa Kerja Kota Magelang Dibanjiri Pencari Kerja, DPRD Tagih Berapa Warga Lokal yang Terserap
Kamis 30-07-2026,11:03 WIB
Kemenaker dan Pemkot Magelang Siapkan 2.700 Lowongan Kerja, Pelatihan Vokasi Diperkuat
Kamis 30-07-2026,10:57 WIB