100 SD di Temanggung Jadi Pilot Project Sekolah Kalih Ngaji, Target 435 Sekolah
Bupati Temanggung Agus Setyawan memukul bedug secara simbolis sebagai tanda dimulainya program sekolah kalih ngaji-Setyo Wuwuh-Magelang Ekspres
TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.ID - 100 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Temanggung didaulat menjadi rintisan pilot project program “Sekolah Kalih Ngaji” yang baru saja resmi diluncurkan pada Rabu 29 Juli 2026 di Graha Bhumi Pala.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyo mengungkapkan, program kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Temanggung dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tersebut dirancang guna memberikan porsi lebih bagi anak-anak agar memperoleh tambahan ilmu mengaji serta mendalami bacaan kitab suci Al Quran di lingkungan sekolah masing-masing.
“Program ini akan kami jalankan selama satu tahun terlebih dahulu dan akan kami evaluasi pelaksanaannya. Secara teknis, masing-masing sekolah dapat melaksanakan di jam pagi atau jam siang sebelum pelajaran usai,” bebernya.
BACA JUGA:Baznas Temanggung Salurkan Bantuan Zmart untuk 40 Mustahik, Pendapatan Warung Naik hingga 50 Persen
Lebih jauh dirinya mengungkap, program tersebut dibentuk atas dasar rasa keprihatinan melihat sampai sejauh ini masih banyak pelajar tingkat sekolah dasar, khususnya yang beragama Islam, belum memiliki cukup ilmu atau pengetahuan baca tulis Al Quran.
Dijelaskan, 100 sekolah rintisan yang terlibat di awal program sendiri berasal dari 20 kecamatan yang tersebar secara merata di seluruh penjuru Kabupaten Temanggung.
Secara teknis, setiap sekolah akan memiliki satu guru mengaji tambahan dengan honor bulanan yang bersumber dari anggaran Baznas.
“Guru-guru mengajinya berasal dari TPQ-TPQ sekitar lingkungan sekolah masing-masing. Ke depan semoga 435 sekolah dapat terfasilitasi semua. Fokus utama kami adalah semua siswa SD mendapat tambahan ilmu, sehingga target lulus bisa fasih baca tulis Al Quran,” imbuhnya.
BACA JUGA:Jangan Merasa Kecil karena Keterbatasan, Puluhan Siswa di Kota Magelang Terima Bantuan Baznas
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyebut, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, tantangan pembentukan karakter juga semakin besar.
Sehingga diperlukan sinergi antara pendidikan formal dengan keagamaan di lingkungan sekolah.
Melalui Pilot Project "Sekolah Kalih Ngaji" Pemkab Temanggung berharap agar para pelajar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga fasih baca tulis Al Quran.
“Dengan itu, kami berharap siswa akan terbiasa untuk beribadah, memiliki akhlak yang baik, serta menjadikan nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sejak usia dini,” harapnya.
BACA JUGA:Baznas Purworejo Punya Pimpinan Baru 2026–2031, Bupati Tekankan Transparansi Pengelolaan Zakat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: