MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG - Menyambut bulan Agustus, yang identik dengan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau populer dengan Agustusan, selalu meriah diperingati masyarakat. Tidak lain bagi warga Magelang, Jawa Tengah. Meriahnya Agustusan menjadi salah satu barometer tingginya rasa nasionalisme masyarakat dalam merayakan momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Termasuk di tengah pandemi covid-19 ini. Yoyon salah satu pedagang bendera umbul-umbul yang mangkal di Jalan Gatot Subroto Magelang sebelah selatan Giriloyo, depan Akmil, sejak tahun 2011 rutin tiap tahun jelang bulan Agustus. Ia tetap optimis di tengah pendemi ini tidak mengurangi kemeriahan perayaan Agustusan. Menghias lingkungan pemukiman, kantor, dan sejenisnya akan tetap selalu ada. Karenanya ia hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Magelang, terkait pernak-pernik Agustusan. \"Adapun kemungkinan perayaan yang bersifat mengundang kerumuman masa tidak ada, seperti karnaval, pawai dan sejenisnya,\" ucap Yoyon, asli Garut Jawa Barat, Kamis (23/7/2020). Baca Juga Operasi Patuh Candi Disiplinkan Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan Kendati Yoyon sudah berjualan di tempat yang sama sejak 2011, namun ia selalu berusaha tampil beda menyediakan produk kebutuhan pelanggan, dengan menghadirkan model terbaru beserta variasinya. Dan hingga kini lapak bendera 24 jam nonstop milik Yoyon diklaim terlengkap di wilayah Magelang sekitar. “Pelanggan sudah banyak, dari instansi pemerintah dan swasta, termasuk masyarakat Magelang sekitar, hingga Jogjakarta dan Wonosobo. Karenanya biar ada pilihan dan pelanggan tidak bosan, saya bawa dari Garut variasi lainnya, semacam balon merah putih, lampion merah putih, bendera dan umbul-umbul model terbaru. Termasuk masker merah putih dan udeng merah putih. \"Kami juga menyediakan bambu, sebagai tempat bendera atau umbul-umbul, karena ada pelanggan yang tidak ingin repot, istilahnya beli dan tinggal pasang. Kalau komplit dan lengkap pelanggan senang, termasuk tersedia bambu untuk memasang umbul-umbul,” terang Yoyon, yang tetap hingga malam 17-an. Selain dari sipil, langganan bendera Yoyon juga dari kalangan TNI, khususnya bagi yang berkeperluan mengganti bendera atau umbul-umbul yang sudah kusam dengan yang baru. Salah satu pembeli bendera, Yuli. Warga perumahan Condong Catur - Sleman Jogjakarta mengaku lapak bendera Yoyon beda dengan yang lainnya. \"Kebetulan sering lewat sini, dan suka dikasih bonus atau diskon,\" ungkap Yuli. Selain itu ada pembeli dari Kantor BPN Magelang karena serba lengkap, dan penataannya rapi.(adv)
Lapak Bendera Yoyon Hadirkan Model Terbaru dan Lengkap
Jumat 24-07-2020,02:17 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-04-2026,20:49 WIB
Lebih dari Sekadar Hotel, Artotel Leguna Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kota Magelang
Sabtu 25-04-2026,22:18 WIB
Gratis! Puluhan Lukisan Seniman Lokal Ramaikan ArtSpace ARTOTEL Leguna Magelang
Minggu 26-04-2026,15:56 WIB
Gasak Emas Rp356 Juta Saat Tarawih di Windusari, Pria Ini Ditangkap Usai Beli Beras Kenduren
Minggu 26-04-2026,15:26 WIB
Targetkan Kemandirian Ekonomi, Pemkot Magelang Latih 203 Perempuan Kepala Keluarga
Minggu 26-04-2026,16:45 WIB
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia
Terkini
Minggu 26-04-2026,16:51 WIB
Sentil Adab Beda Pendapat, Gus Yasin Wanti-wanti Alumni Pesantren Jaga Sanad Ilmu
Minggu 26-04-2026,16:45 WIB
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia
Minggu 26-04-2026,16:35 WIB
Populasi Kera Ekor Panjang Kian Tak Terkendali, Begini Cara Pengelola Kebun Raya Gunung Tidar Mengatasinya
Minggu 26-04-2026,16:26 WIB
Peringati Hari Bumi, Pesepeda Magelang Tanam Pohon dan Tebar Ikan di Sendang Mudal
Minggu 26-04-2026,15:56 WIB