MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG TENGAH – Perusahaan Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang menargetkan 50.000 pengunjung selama libur panjang sekolah dan akhir tahun 2019. Target tersebut optimis bisa dicapai perusahaan plat merah itu, terlebih sekarang berbarengan dengan libur Natal dan Tahun Baru 2020. Direktur Utama PDOW TKL, Edi Susanto mengatakan, masa liburan Natal dan Tahun Baru sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Taman wisata yang dikelolanya pun sudah mulai terkena dampaknya dengan dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah. \"Harga tiket masuk khusus momen Natal dan Tahun Baru sudah kita terapkan, yakni Rp35.000. Harga khusus ini berlaku sampai 1 Januari 2020 mendatang. Harganya naik dari tiket akhir pekan Rp30.000 dan hari biasa Rp24.000,” katanya, Senin (23/12). Dia menuturkan, harga tiket khusus ini sudah termasuk 9 wahana lama, wahana petualangan baru, dan 5 paket hiburan. Adapun 5 paket hiburan antara lain Koes Plus Performance, Kesenian Tradisional Brodut, Mini Dangdut, Kesenian Tradisional (Leak, Warok, dan Topeng Ireng), dan Orkes Melayu Galaxi. Baca Juga Peringati Syekhermania Purworejo yang Pertama, Ribuan Pecinta Salawat Banjiri Kemiri \"Dengan tiket khusus ini, kami optimis kunjungan wisatawan akan meningkat dari hari biasanya,” katanya. Kabag Marketing Teknologi Informasi dan Humas PDOW TKL, Budi Mardijanto menambahkan, selama momen Natal dan Tahun Baru ini pihaknya menargetkan dapat dikunjungi 50.000 wisatawan. Dengan tiket khusus ini, pihaknya yakin target dapat terpenuhi. \"Target ini setidaknya nanti dapat meningkatkan tingkat kunjungan selama satu tahun ini. Dari data per November lalu, kunjungan wisatawan sudah mencapai 531.498 orang atau naik dari periode yang sama tahun 2018 yang sebanyak 516.444 orang,” jelasnya. Sementara itu, dari pihak keamanan Polres Magelang Kota menilai, kawasan wisata Taman Kyai Langgeng masuk dalam fokus pengamanan selama momen Natal dan Tahun Baru tersebut. Hal ini karena dinilai sebagai lokasi rawan kriminalitas berupa gendam dan copet. \"Kita petakan ada empat lokasi rawan kriminalitas, yakni Jalan Soekarno-Hatta, Taman Kyai Langgeng, Alun-alun, dan Terminal Bus Tidar. Taman Kyai Langgeng rawan gendam copet, karena tempat keramaian dan objek wisata,” jelas Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi. Baca Juga Tertimbun Tanah Longsor, Seorang Pendaki asal Semarang Tewas di Gunung Sumbing Untuk mencegah terjadinya kriminalitas itu, Idham mengaku, pihaknya siap menerjunkan personel pengamanan di TKL selama Operasi Lilin Candi 2019 berlangsung. Termasuk tak hentinya melakukan himbauan ke para pengunjung agar selalu berhati-hati. \"Saat di tempat keramaian, harus selalu waspada dan hati-hati. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru ditemui dan jangan sembarangan menaruh barang-barang kita. Selain itu, jangan memakai barang-barang secara berlebihan yang bisa mengundang niat jahat orang lain,” ungkapnya. (wid)
Libur Sekolah dan Nataru TKL Target 50 Ribu Wisatawan
Selasa 24-12-2019,02:16 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,11:09 WIB
AHY Run 2026 Diikuti 5.500 Pelari, Semarang Perkuat Sport Tourism Jateng
Minggu 18-10-2026,08:00 WIB
Dosen Untidar Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru SDN Payaman 1
Minggu 18-10-2026,16:53 WIB
Lepas 180 Kontingen Porprov Jateng 2026, Walikota Magelang Targetkan 20 Medali Emas
Minggu 18-10-2026,17:04 WIB
Reses DPRD Kota Magelang, Yunita Soroti Bantuan Sosial, Kampung Tematik hingga Pengelolaan Sampah
Minggu 18-10-2026,18:00 WIB
Bawa Foto Mendiang Ayah Saat Wisuda Untidar Magelang, Rafael Kenang Perjuangan Sang Ayah
Terkini
Minggu 18-10-2026,18:30 WIB
Maja Kitchen & Coffee Magelang Hadirkan Free Photobooth Tanpa Minimal Harga Pesanan
Minggu 18-10-2026,18:00 WIB
Bawa Foto Mendiang Ayah Saat Wisuda Untidar Magelang, Rafael Kenang Perjuangan Sang Ayah
Minggu 18-10-2026,17:34 WIB
Datang ke Magelang, Wamensos Ingin Matangkan Penyaluran Bansos Lewat KDKMP
Minggu 18-10-2026,17:04 WIB
Reses DPRD Kota Magelang, Yunita Soroti Bantuan Sosial, Kampung Tematik hingga Pengelolaan Sampah
Minggu 18-10-2026,17:04 WIB