MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOKERTO - Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Dharma Adi Prasetyo membuat alat ukur detak jantung serta saturasi oksigen dalam darah dan kadar hemoglobin sebagai materi skripsinya. \"Hemodinamik atau aliran darah dalam sistem peredaran tubuh baik melalui sirkulasi magna ataupun sirkulasi purva penting dilakukan monitoring atau dilakukan pemantauan statusnya. Apalagi untuk orang dengan tingkat alergi tinggi,\" kata Dharma Adi Prasetyo di Purwokerto, Senin. Menurut dia, pemantauan terus-menerus terhadap status hemodinamik, respirasi dan tanda-tanda vital lain akan menjamin deteksi dini bisa dilakukan dengan baik, sehingga dapat mencegah pasien jatuh pada kondisi lebih parah. Selama ini, kata dia, kebanyakan monitoring atau mengambil data status hemodinamik masih menggunakan metode invasive. \"Sementara alat yang saya buat menggunakan metode non-invasive, sehingga tidak merusak jaringan kulit,\" katanya. Dengan alat tersebut, kata dia, dalam mengukur bukan lagi berdasarkan besaran fisik yang ada di sekitar, tetapi dari besaran biologi yang ada pada tubuh. \"Pengukuran dengan metode seperti ini pasti akan banyak digunakan pada masa depan, apalagi di era revolusi industri 4.0 ini, karena pengambilan data digital yang cepat dan simpel menggunakan sensor ke depan pasti akan dibutuhkan,\" katanya. Dharma mengakui dalam membuat alat tersebut sempat mengalami beberapa kendala, mulai dari mencari alat dan bahan pembuatnya yang susah didapatkan di Indonesia. \"Mau-tidak mau cari di luar negeri, pesan \\\'online\\\' yang perlu waktu cukup lama, karena memang susah didapat di Indonesia,\" katanya. Selain itu, kata dia, dalam teknis pembuatan juga sempat mengalami kendala seperti pengambilan data dari sensor digital yang cukup sulit dan proses yang panjang. \"Oleh karena prosesor pertama itu tidak cocok, jadi ganti prosesornya, tidak semua prosesor dapat melakukan pengambilan data,\" jelasnya. Ia berharap ke depan alat tersebut dapay dikembangkan dan disempurnakan sehingga layak diperjualbelikan. (tgr/ant)
Mahasiswa UMP Bikin Alat Ukur Detak Jantung
Selasa 30-07-2019,03:19 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 07-05-2026,15:52 WIB
Pemkab Magelang Wajibkan ASN Belanja di Warung Tetangga Lewat Belonjo Warung Tonggo
Kamis 07-05-2026,16:48 WIB
Gantikan Porsi Almarhum Ayah, Calon Siswa SMP Mutual Jadi Jemaah Haji Termuda Magelang
Kamis 07-05-2026,15:49 WIB
Perebutkan 7 Kursi Strategis, 42 Calon Pejabat Pemkab Magelang Bersiap Adu Visi
Kamis 07-05-2026,16:25 WIB
Harga Tiket 8 Klub Elite Voli SBY Cup di Magelang Mulai Rp50 Ribu Per Hari
Kamis 07-05-2026,15:44 WIB
Jelang Pilkades 2026, Pemkab Magelang Awasi Ketat Dana Desa dan Kampanye Hitam
Terkini
Jumat 08-05-2026,13:33 WIB
Juara Internasional di Thailand, Tim Tari SMAN 4 Semarang Diapresiasi Wagub Jateng
Jumat 08-05-2026,13:06 WIB
Begal Bokong Mahasiswi di Magelang Ditangkap Polisi
Jumat 08-05-2026,12:59 WIB
Nostalgia SBY di Magelang, Singgah ke-10 Kali Nikmati Legendarisnya Kupat Tahu Pojok
Jumat 08-05-2026,12:52 WIB
Wagub Jateng Minta Pengembang Bangun Perumahan Mandiri Energi dan Sumur Resapan
Jumat 08-05-2026,12:45 WIB