MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOKERTO-Sesuai perkembangan situasi baru di lapangan, dan setelah dilakukan evaluasi, beberapa perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan perjalanannya. Beberapa kereta api yang melalui wilayah Daop 5 Purwokerto oun turut dibatalkan perjalanannya. \"Kebijakan pembatalan perjalanan KA ini kami terapkan, untuk mendukung arahan pemerintah kepada masyarakat yang diminta membatasi kegiatan di luar rumah,\" kata Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto. Mengikuti perkembangan situasi di lapangan, untuk beberapa KA yang melewati wilayah Daop 5, dibatalkan perjalanannya serta dibatasi relasinya. KA-KA melewati Daop 5 purwokerto yang dibatalkan perjalanannya mulai tanggal 26 - 31 Maret 2020, diantaranya KA Taksaka pagi relasi Gambir - Yogya PP, KA Taksaka malam relasi Gambir - Yogya PP, KA senja utama Yogya relasi Pasarsenen - Yogya PP. KA Lodaya pagi relasi Solo- Bandung PP, KA Lodaya malam relasi Solo- Bandung PP, KA fajar utama Yogya relasi Yogya- Pasarsenen PP, serta 2 KA Bandara YIA relasi Kebumen-Yogya PP. Sedangkan untuk perjalanan KA menuju Jakarta lewat Bandung, perjalanannya dibatasi hanya sampai Bandung. KA tersebut yaitu KA Argo Wilis relasi Surabaya - Bandung PP, KA Mutiara Selatan relasi Surabaya - Bandung PP, KA Malabar relasi Malang - Bandung PP. \"Bagi penumpang yang hendak membatalkan perjalanan nya, akan dikembalikan 100% secara tunai di stasiun keberangkatan atau stasiun lainnya. Sedangkan penumpang yang dialihkan ke KA lainnya dan mendapatkan kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak dikenakan penambahan bea. Sebaliknya, jika dialihkan dan mendapat kelas yg lebih rendah, maka KAI akan memberikan pengembalian selisih bea di stasiun kedatangan, dengan batas waktu pengembalian 3 hari dari tanggal tiket,\" tandasnya. (mhd)
Perjalanan Delapan KA Dibatalkan
Kamis 26-03-2020,03:32 WIB
Editor : ME
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-04-2026,12:04 WIB
Gudang Garam Stop Beli Tembakau Temanggung, Ekonomi Petani Terpukul
Selasa 28-04-2026,12:30 WIB
Lesbumi PCNU Purworejo Dorong Living Heritage Menoreh, Stamba Diduga Peninggalan Mataram Kuno Terancam Rusak
Selasa 28-04-2026,15:57 WIB
Tepis Isu Batal, Disdikbud Kota Magelang Pastikan O2SN 2026 Digelar Meski Anggaran Dipangkas
Selasa 28-04-2026,10:44 WIB
Bangkit dari Vakum, Magelang Book Party Hidupkan Lagi Geliat Literasi Spesial Kartini
Selasa 28-04-2026,15:42 WIB
Untidar Magelang Berlakukan Kuliah Daring Fleksibel Mulai Mei 2026, Ini Syaratnya
Terkini
Selasa 28-04-2026,18:41 WIB
Kementan Gaspol Regenerasi Petani, Anak Muda Didorong Kuasai Pertanian Modern
Selasa 28-04-2026,18:15 WIB
Dipuji Prabowo, Ahmad Luthfi Optimistis Jateng Capai Target Zero Sampah pada 2028
Selasa 28-04-2026,17:42 WIB
Sapu Bersih 6 Gelar, Drumband MI Arrosyidin Payaman Juara Umum Magelang Junior 2026
Selasa 28-04-2026,17:23 WIB
1.000 Desa Wisata dan 1.000 Konten Kreator Lokal Jawa Tengah Bakal Disuntik APBD Mulai Tahun Depan
Selasa 28-04-2026,15:57 WIB